Bupati Purworejo Terima Kunjungan Tim Bapanas, Bahas Sinergi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah
Penyaluran CPP tidak hanya berperan dalam ketahanan pangan, tetapi juga menjadi strategi penting untuk menurunkan angka kemiskinan di daerah.
Selasa, 25 November 2025 | 07:35 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Purworejo– Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, SH, didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, dr. Tolkha Amaruddin, SpTHT, MKes, beserta pejabat terkait, menerima kunjungan dari Tim Badan Pangan Nasional Republik Indonesia (Bapanas) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Senin 24 November 2025.
Kunjungan itu bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Bapanas dalam mendukung penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode Oktober-November 2025 di Kabupaten Purworejo.
BERITA TERKAIT:
Bupati Purworejo Terima Kunjungan Tim Bapanas, Bahas Sinergi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah
Peringati HPS, Bapanas Salurkan Bantuan IPKP Tahun 2025 untuk 2.400 Warga Kebumen
Pemprov Jateng Uji Residu Pestisida Anggur Muscat, Berikut Hasilnya
Harga Kedelai di Tingkat Petani Anjlok
Update Harga Bahan Pangan di Jateng Minggu 15 September 2024: Garam Naik
Dalam sambutannya, Bupati Purworejo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapanas atas dukungannya dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayahnya. "Kami mengucapkan terima kasih, berkat bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat. Walaupun hanya 10 kg, tetapi sangat membantu bagi mereka yang membutuhkan," ujar Yuli.
Ia juga melaporkan bahwa pada periode Juni-Juli 2025, Pemkab Purworejo berhasil menuntaskan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 65.418 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 494 desa/kelurahan. Untuk periode Oktober-November 2025, Kabupaten Purworejo menerima kuota sejumlah 64.204 PBP. Hingga 24 November 2025, sekitar 45,96 persen dari kuota tersebut, atau sebanyak 29.506 PBP, telah disalurkan ke tujuh kecamatan. Penyaluran sisanya masih dalam proses, menunggu ketersediaan minyak goreng.
Yuli Hastuti berharap, di masa mendatang, jumlah kuota PBP dapat ditingkatkan, terutama untuk masyarakat yang berada di desa-desa dengan status kemiskinan ekstrem. "Kami minta, bantuan masyarakat terutama bahan pokok penting seperti beras dan minyak untuk terus diupayakan. Mengingat dalam upaya penurunan kemiskinan ekstrem, anggaran APBD saja dirasa belum mencukupi," ungkapnya.
Selain itu, Yuli menambahkan bahwa penyaluran CPP tidak hanya berperan dalam ketahanan pangan, tetapi juga menjadi strategi penting untuk menurunkan angka kemiskinan di daerah. Ia berharap sinergi antara Pemerintah Daerah Purworejo dan Bapanas RI terus berjalan dengan baik untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Sementara itu, Sartono dari Bapanas menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah untuk memperkuat hubungan yang telah terjalin antara kedua belah pihak dan untuk menyerap aspirasi langsung dari daerah guna meningkatkan efektivitas program-program bantuan pangan di masa depan.
tags: #badan pangan nasional #bupati purworejo #hj yuli hastuti sh
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Hotel Ciputra Semarang Meriahkan Ramadan dengan Promo Buka Puasa dan Hampers Special
11 Februari 2026
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang
10 Februari 2026
Ikutkan Karyawan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sumarno Apresiasi 53 Perusahaan di Jateng
10 Februari 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik
10 Februari 2026
Perkuat Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Lokakarya
10 Februari 2026
Lapas Brebes Berikan Piagam Penghargaan Pegawai Bulan Januari
10 Februari 2026
Kemenkum Jateng dan Pemkab Semarang Evaluasi Peacemaker Justice Award 2025
10 Februari 2026
Mensos Tegaskan Realokasi PBI JKN untuk Keadilan Akses Kesehatan
10 Februari 2026
Lantik Ormawa UIN Walisongo 2026, Wagub Jateng Tekankan Mahasiswa Sebagai Pemangku Kebijakan
10 Februari 2026

