Pemkab Boyolali Kurangi Masalah Sampah dengan Bangun Blok Sampah Baru
Sampah yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Boyolali per harinya bisa mencapai 120 ton.
Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Boyolali – sampah adalah permasalahan yang seakan tidak pernah usai, karena setiap hari manusia pasti menghasilkan sampah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali terus berupaya untuk menangani masalah tersebut, salah satunya adalah dengan penambahan blok sampah.
Ditemui di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong, Kecamatan Boyolali pada Selasa (25/11/2025), Kepala DLH Kabupaten Boyolali Suraji menjelaskan, sistem pengolahan sampah yang selama ini diterapkan adalah kontrol landfill, yaitu metode pengelolaan sampah dengan cara menimbun sampah, memadatkannya, dan melapisinya dengan tanah secara berkala.
BERITA TERKAIT:
Disporapar Boyolali Promosikan Wisata lewat Lomba Videografi
Kunjungi Pabrik di Boyolali, Wamendag Harap Bisa Pasok Pasar Internasional
Pemkab Boyolali Kurangi Masalah Sampah dengan Bangun Blok Sampah Baru
Boyolali Mulai Salurkan BLTS Kesra untuk Masyarakat Kurang Mampu
Jaring Atlet Berprestasi, Boyolali Gelar Turnamen Sepak Bola Bupati Cup
Meski begitu, sampah yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Boyolali per harinya bisa mencapai 120 ton, padahal kemampuan TPA untuk mengolah sampah hanya 100 ton per hari. Hal ini disebabkan oleh banyaknya sampah rumah tangga yang harusnya masih bisa bernilai ekonomi namun sudah dibuang ke TPA, dan selain itu, musim hujan juga menambah tonase sampah tersebut.
Disampaikan Suraji, luas TPA Winong saat ini adalah 6,47 hektar terdiri dari blok sampah tidak aktif, blok sampah aktif yang kini dipergunakan untuk bangunan perkantoran sarana prasarana, dan cadangan. Ia mengatakan, rencananya akan ada penambahan luasan untuk menampung sampah-sampah baru.
Suraji menuturkan, sekarang ini ada penambahan blok sampah baru yang sedang dalam proses pembangunan yang berada di wilayah Desa Jelok, Kecamatan Cepogo. Luasan blok sampah tersebut adalah 1.000 meter persegi yang mampu menampung sampah dalam kurun waktu hingga enam bulan kedepan.
Di lokasi tersebut juga dibangun shelter-shelter bagi pemulung untuk memilah sampah. Dana yang dipergunakan untuk pembangunan blok sampah ini adalah APBD 2025 sebesar Rp 1, 67 miliar. Suraji mengatakan, biaya pengolahan sampah tidak murah yakni Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu per ton.
“Jadi bisa dibayangkan berapa mahalnya kita mengelola sampah, makanya kita harus mengurangi sampah, sehingga yang TPA nya residu.” ujarnya.
Meninjau lokasi TPA Winong, Wakil Bupati (Wabup) Boyolali Dwi Fajar Nirwana mengajak seluruh masyarakat Boyolali untuk senantiasa pilah, olah sampah di rumah. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat dari anak-anak sekolah hingga orang dewasa yang ada di rumah maupun kantor untuk mengurangi pemakaian plastik dan mulai menggunakan barang-barang yang bisa didaur ulang.
“Mohon kerjasamanya, selalu pilah sampah biar meringankan beban para pekerja yang ada di TPA. TPA nya biar langgeng berjalan terus, sampahnya tidak semakin menumpuk karena sudah dipilah-pilah jadi gampang pengolahannya.” pesan Wabup yang akrab disapa Fajar ini.
***Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Mayoritas Wilayah Jakarta Diprakirakan Diguyur Hujan pada Minggu Sore hingga Malam
07 Desember 2025
KUA Kemenag Turut Bantu Penyintas Banjir di Batangtoru
07 Desember 2025
Paris Saint-Germain vs Rennais: Les Parisiens Menang Telak 5-0
07 Desember 2025
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Tangerang
07 Desember 2025
Liverpool Ditahan Imbang Leeds United 3-3
07 Desember 2025
Menag Nasaruddin Umar Tawarkan Model Kerukunan Ekologis Dunia
07 Desember 2025
Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen usai Gilas Real Betis 5-3
07 Desember 2025
Bayern Muenchen vs VfB Stuttgart: Harry Kane dkk Menang Telak 5-0
07 Desember 2025
Kebut Distribusi Bantuan Bencana Sumbar, Kemensos Gandeng Berbagai Pihak
07 Desember 2025
Kalahkan Sunderland 3-0, Man City Tempel Pemuncak Klasemen Arsenal
07 Desember 2025
Alhamdulillah, Korban Musibah Ponpes Al Khoziny Dapat Bantuan Tangan Palsu Bionic
07 Desember 2025

