Pergi Tanpa Pamit, Seorang Anak asal Semarang Ditemukan di Tuntang

Kapolsek Ambarawa menuturkan kembali bahwa Dievta diketahui

Jumat, 28 November 2025 | 23:45 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Ungaran - Ditemukan berjalan sendirian di wilayah Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang tepatnya di jalur utama Bawen-Salatiga, seorang warga Ambarawa bernama D Subagyo (51) pada Kamis, 27 November 2025 yang rencananya hendak kembali ke rumah, menemukan seorang anak laki laki berusia 15 Th.

Melihat adanya anak berjalan sendirian dan membahayakan keselamatannya, D. Subagyo ini mencoba menghentikan laju kendaraan sepeda motornya.

BERITA TERKAIT:
Usai Kecelakaan, Seorang Pembonceng di Ungaran Meninggal Dunia
Diduga Sopir Microsleep, Mobil Taxi di Ungaran Tabrak Pembatas serta Mobil dari Arah Berlawanan
Polres Semarang Sidak Kondisi 75 Kendaraan Dinas
Rombongan Guru dari Bekasi Kecelakaan di Tol Ungaran, Satu Orang Tewas
Polres Semarang Bangun Jembatan Kali Sigandul

"Anak ini berjalan ke arah Semarang dan saat berjalan itu arahnya ke tengah jalan, jadi daripada ada apa apa dengan si anak saya berhenti dan menanyakan hendak kemana," ungkapnya saat memberikan keterangan dihadapan personel Polsek Ambarawa.

Setelah diboncengkan, anak tersebut mengaku bernama Pradievta asli warga Kota Semarang hendak kembali ke Pondok di wilayah Ambarawa. Karena sejalan, D. Subagyo langsung menuju ke arah Ambarawa. 

Setelah sampai di pasar Projo, keterangan anak tersebut berubah ubah sehingga membuat D. Subagyo bingung. Karena khawatir terjadi hal hal yang tidak diinginkan dan hari sudah mulai gelap, pihaknya membawa ke Polsek Ambarawa.

Kapolsek Ambarawa Polres Semarang AKP Ririh Widhiastuti SH. MH., dalam keterangannya saat dikonfirmasi Jumat 28 November 2025, membenarkan adanya seorang warga Ambarawa yang menyerahkan seorang anak laki laki tersebut.

Pihaknya sempat menanyakan alamat rumah anak tersebut, namun hanya memberikan info bahwa rumahnya di Kota Semarang.

"Karena tidak ada kejelasan, kami berkoordinasi dengan rumah singgah milik Dinas Sosial dan Dievta kami titipkan di rumah singgah Ambarawa," jelasnya.

Setelah dilakukan pemelusuran pihak Polsek Ambarawa dan diback Up jajaran Polres Semarang, melalui Media sosial maupun media Whatsapp Pradievta akhirnya dijemput pihak keluarga Jumat siang tadi. 

"Dievta sudah kami serahkan ke pihak keluarga tadi siang dengan membawa KK asli, pihak keluarga didampingi perangkat lingkungan mendatangi Polsek dan bersama sama menuju ke rumah singgah," tegas AKP Ririh.

Dari keterangan keluarga, Kapolsek Ambarawa menuturkan kembali bahwa Dievta diketahui meninggalkan rumah pada Rabu 26 November 2025 tanpa pamit hendak kemana. 

***

tags: #polres semarang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI