Tinjau Bencana di Aceh Tenggara, Wamensos Pastikan Bantuan Logistik dan Dapur Umum Berjalan Optimal

Kemensos sudah menyalurkan logistik dan mendirikan dapur umum.

Rabu, 03 Desember 2025 | 08:49 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Aceh Tenggara — Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Kutacane, Aceh Tenggara, dan memastikan penanganan darurat bagi para pengungsi berjalan baik. Dalam kunjungannya di Kutacane, Wamensos menegaskan bahwa tugas Kementerian Sosial adalah memastikan bantuan bagi seluruh korban, baik yang mengungsi secara mandiri maupun di shelter resmi.

Kemensos sudah menyalurkan logistik dan mendirikan dapur umum. Di Kutacane saya melihat langsung bagaimana proses memasak dilakukan. Dalam satu kali masak bisa menghasilkan 1.500 bungkus, dan total 3.000 bungkus disiapkan untuk dua kali makan, siang dan malam,” ujar Wamensos dikutip, Rabu.

BERITA TERKAIT:
Kebut Distribusi Bantuan Bencana Sumbar, Kemensos Gandeng Berbagai Pihak
Alhamdulillah, Korban Musibah Ponpes Al Khoziny Dapat Bantuan Tangan Palsu Bionic
Panggung Inklusif Dihadirkan dalam Peringatan HDI 2025
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Enam Daerah Sumut
Kemensos Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir di Sembilan Daerah Aceh

Wamensos menjelaskan bahwa sejak awal masa tanggap darurat, Kemensos telah mengirimkan berbagai dukungan logistik seperti tenda, kasur, selimut, pakaian anak, pakaian ibu, serta kebutuhan permakanan siap saji.

Ia juga menambahkan bahwa pelayanan dapur umum melibatkan unsur Tagana, TKSK, serta SDM Program Keluarga Harapan (PKH). Wamensos memastikan bahwa kebutuhan tambahan akan segera ditindaklanjuti.

“Kalau ada kebutuhan yang mendesak, silakan dikomunikasikan dengan Dinas Sosial dan dikoordinasikan dengan Kemensos. Jangan sampai kebutuhan pokok seperti makanan dan pakaian tidak bisa kita tangani. Kita harus bersinergi agar para korban benar-benar terperhatikan,” tegasnya.

Selain mengoperasikan dapur umum, Kemensos juga menerapkan skema dukungan logistik melalui Dinas Sosial setempat. Mekanisme yang dilakukan adalah pengiriman bahan pokok untuk kemudian dibelanjakan oleh dinas, sementara pembiayaannya akan direimburse oleh Kemensos

“Kita bisa berhubungan langsung dengan tokoh setempat, nanti akan kita urus,” tambah Wamensos Agus Jabo.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti meninjau sejumlah titik infrastruktur yang terdampak. Ia mengungkapkan bahwa dua jembatan mengalami putus total akibat banjir bandang yang terjadi pekan lalu.

“Kami sedih melihat kondisi ini. Kerusakan jembatan akan memutus perekonomian dan konektivitas warga. Pemerintah akan bersama-sama melakukan perbaikan seluruh infrastruktur yang terdampak,” ujar Diana.

Wamen PUPR menambahkan bahwa proses identifikasi kerusakan sedang dilakukan, tidak hanya di Kutacane tetapi juga di wilayah lain yang terdampak. “Karena ini masa darurat dan sudah ada SK, kami sedang menentukan langkah tercepat. Mudah-mudahan perbaikan bisa diselesaikan dalam 3–4 bulan,” katanya.

Turut membersamai, Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari pemerintah pusat. Ia menuturkan bahwa Presiden Prabowo telah meninjau dua titik terdampak, yakni Jembatan Pante Dona dan Posko Pengungsian Kecamatan Bukit Tusam di Desa Bambel Baru dibersamai oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Kepala BNPB Suharyanto.

Kunjungan tersebut kemudian dilanjutkan oleh Wamensos, Wamen PUPR, dan Bupati Aceh Tenggara ke Jembatan Mbarung, Jembatan Natam, dapur umum, serta Pesantren Darul Ulum yang juga terdampak dan menelan korban jiwa.

“Pemerintah pusat sangat serius melihat penderitaan rakyat. Kami berharap masyarakat tetap bersabar,” ujar Raidin.

***

tags: #kemensos #aceh tenggara #banjir

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI