Connect Souq Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jateng Pasarkan Rempah dan Kopi
Chairman Connect Souq, Abdullah Hassan mengatakan, peluang pasar kopi asal Indonesia dan Jawa Tengah khususnya begitu besar.
Rabu, 03 Desember 2025 | 05:35 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Semarang- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menerima Kunjungan dari delegasi Kamar Dagang Islam Tingkat Dunia (Connect Souq), di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Selasa, 2 Desember 2025.
Delegasi itu dipimpin oleh Chairman Abdullah Hassan (Kuwait), didampingi Vice Chairman Salmaan Dalvi (Inggris), Leadership Team Parvez Hamduley (Uni Emirat Arab), Head of Spice Business Franchise Noor Ahmed (India), Imran Ahmed dan perwakilan dari Indonesia Abdul Wahid Maktub.
BERITA TERKAIT:
Gus Yasin: Pesantren Harus Jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri
Connect Souq Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jateng Pasarkan Rempah dan Kopi
Gus Yasin Ajak Insan Media Berkolaborasi Bangun Jateng
Gus Yasin Ungkap Tren Investasi Tiongkok di Jateng Terus Meningkat
Perbankan di Jateng, Diminta Gus Yasin Perkuat Pendampaingan UMKM
Taj Yasin, mengatakan, Connect Souq bermaksud membuka peluang kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk mengangkat potensi produk lokal ke pasar dunia. Terlebih, organisasi ini memiliki jaringan investor atau pengusaha muslim yang besar di berbagai negara.
"(Pengusaha) dari beberapa negara ingin investasi ke Jawa Tengah. Tentang produk-produk seperti Kopi, hingga (rempah) jahe," kata Gus Yasin sapaan akrab Wagub Jateng.
Menurut Gus Yasin, biji Kopi dari Jawa Tengah memiliki kualitas yang bagus. Namun masih butuh promosi yang massif untuk meningkatkan penjualannya. Para pengusaha tersebut akan meninjau secara langsung produksi Kopi di Jawa Tengah, kemudian ingin mengekspornya ke pasar Amerika.
Dalam kesempatan itu, Gus Yasin juga menawarkan potensi komoditas kelapa di wilayahnya untuk dijual di berbagai negara.
Chairman Connect Souq, Abdullah Hassan mengatakan, peluang pasar Kopi asal Indonesia dan Jawa Tengah khususnya begitu besar. Saat ini Kopi Indonesia hanya menguasai 5% pasar dunia, padahal menjadi produsen Kopi terbesar keempat di dunia.
"Saya pikir ada peluang untuk meningkatkannya. Caranya adalah dengan membuka pasar baru. Dan Connect Souq ini ada di 40 negara," kata dia yang juga pengusaha kedai Kopi di Amerika Serikat.
Ia mengaku, akan serius membawa komoditas Kopi asal Jawa Tengah ke Amerika Serikat. Bersama anggota Connect Souq yang lain, juga akan mencarikan pasar ke negara lain seperti Inggris, Italia, hingga Jerman.
Dengan semakin banyak membuka pasar baru, kata Abdullah Hassan, diharapkan akan meningkatkan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Jawa Tengah.
Perwakilan Connect Souq Indonesia, sekaligus mantan diplomat yang berpengalaman enam tahun di Timur Tengah, Abdul Wahid Maktub, mengatakan, tujuan kedatangan Connect Souq ingin menyampaikan besarnya potensi komoditas dari Indonesia. Salah satunya Kopi.
"Kita hanya mengekspor bahan mentah, keuntungannya sedikit. Oleh karena itu, bagaimana kalau Indonesia itu lebih kreatif dan lebih produktif (pengolahannya)," katanya.
Rencananya, Connect Souq juga akan bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM).
***tags: #wakil gubernur jawa tengah #taj yasin maimoen #kopi #rempah
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Nawal Yasin Targetkan Jateng Miliki 8.563 Perpustakaan Desa/ Kelurahan
11 Februari 2026
Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Layanan dan Kompetensi Paralegal
11 Februari 2026
Hotel Ciputra Semarang Meriahkan Ramadan dengan Promo Buka Puasa dan Hampers Special
11 Februari 2026
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang
10 Februari 2026
Ikutkan Karyawan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sumarno Apresiasi 53 Perusahaan di Jateng
10 Februari 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik
10 Februari 2026
Perkuat Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Lokakarya
10 Februari 2026
Lapas Brebes Berikan Piagam Penghargaan Pegawai Bulan Januari
10 Februari 2026
Kemenkum Jateng dan Pemkab Semarang Evaluasi Peacemaker Justice Award 2025
10 Februari 2026

