USM Berkomitmen Perkuat Peran Strategis di Tengah Dinamika Perubahan Global
perguruan tinggi berperan sebagai penggerak transformasi wilayah melalui penelitian, inovasi, dan pengembangan ekosistem ekonomi berbasis pengetahuan
Jumat, 05 Desember 2025 | 10:00 WIB - Didaktika
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Semarang - Universitas Semarang (USM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran strategis di tengah dinamika perubahan global yang semakin cepat, melalui penelitian unggulan, pengembangan kurikulum inovatif, dan jaringan kerja sama yang semakin luas. Hal tersebut disampaikan Rektor USM, Dr Supari MT MT, saat menghadiri Lokakarya Kepemimpinan dan Transformasi Perguruan Tinggi Berdampak, yang berlangsung pada 19–21 November 2025 di Artotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat.
Menurut Supari, perguruan tinggi saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus tampil sebagai agen perubahan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa dampak tersebut mencakup tiga aspek utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan.
BERITA TERKAIT:
USM Komitmen Tingkatkan Layanan kepada Mahasiswa dan Masyarakat
USM Gelar Pelatihan Satpam
USM Gelar Workshop untuk Perkuat Tata Kelola dan Perjelas Arah Kampus
USM Dapat Mandat Penandatanganan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026
USM Lantik Pengurus ORMA Periode 2026-2027
Pada aspek ekonomi, perguruan tinggi berkontribusi melalui lahirnya teknologi baru, start-up berbasis riset, serta lulusan yang kompetitif di dunia kerja. Aspek sosial diwujudkan melalui program pengabdian masyarakat, peningkatan kapasitas UMKM, serta dukungan terhadap layanan publik. Sementara dari sisi lingkungan, USM mendorong riset energi terbarukan dan inisiatif keberlanjutan untuk mendukung mitigasi perubahan iklim.
“Perguruan tinggi yang berdampak adalah perguruan tinggi yang mampu menerjemahkan temuan jurnal menjadi aksi nyata di lapangan,” katanya.

Supari menambahkan, transformasi perguruan tinggi harus dilakukan secara internal dan eksternal. Secara internal, reformasi kurikulum menjadi langkah penting agar lulusan tetap relevan dengan kebutuhan era industri 4.0 dan 5.0. Pembelajaran diarahkan lebih berbasis proyek, interdisipliner, dan mengintegrasikan teknologi digital serta kecerdasan buatan.
Di sisi eksternal, perguruan tinggi berperan sebagai penggerak transformasi wilayah melalui penelitian, inovasi, dan pengembangan ekosistem ekonomi berbasis pengetahuan. Untuk memperkuat dampak tersebut, USM aktif menjalin kemitraan melalui model Triple Helix (Pemerintah–Industri–Akademisi) dan Quadruple Helix yang melibatkan masyarakat.
“Perguruan tinggi adalah investasi terbesar suatu bangsa. Dengan dampak yang kuat, transformasi berkelanjutan, dan kolaborasi strategis, perguruan tinggi dapat menjadi pusat peradaban yang mendukung kemajuan masyarakat,” tegas Supari.
***tags: #usm
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Banjir Rendam Jalur Pantura, Arus Pati–Rembang Tersendat hingga 3 Kilometer
13 Januari 2026
Disnaker Jateng Catat Penurunan Angka Pengangguran di Bawah Rata-rata Nasional
13 Januari 2026
Catat! Sementara Waktu, Boarding Gate Stasiun Semarang Tawang Dipindahkan ke Sisi Barat
13 Januari 2026
Arah Baru Hukum Pidana Indonesia, Kemenkum Jateng Sosialisasikan KUHP Nasional
13 Januari 2026
Bupati Paramitha Serahkan Kacamata Gratis Bagi 100 Marbot Masjid di Brebes
13 Januari 2026
Dukung Pendidikan, Bank Jateng Beri Beasiswa Pelajar Kudus
13 Januari 2026
Polda Jateng Kini Punya Direktorat PPA dan PPO, Upaya Perkuat Penegakkan Hukum Kaum Rentan
13 Januari 2026
Sumarno Pastikan Penanganan Cepat Dugaan Keracunan MBG di Grobogan
13 Januari 2026
Dukung Produk UMKM, Mongol Ajak Masyarakat Borong Produk Napi Lapas Semarang
13 Januari 2026
Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan, Gubernur Jateng Resmikan Bus DAMRI Karimunjawa
13 Januari 2026

