Semarang Siap Hadapi Banjir dengan Langkah Preventif: Belajar dari Bencana Sumatera
Saat bencana banjir besar mengguncang Sumatera, kami melihatnya sebagai momen penting bagi kami di Semarang untuk lebih serius dalam merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah pencegahan
Jumat, 05 Desember 2025 | 23:30 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Semarang – Merespons bencana Banjir besar yang melanda beberapa wilayah di Sumatera, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono, menekankan pentingnya Kota Semarang untuk mengambil langkah-langkah preventif yang lebih kuat agar peristiwa serupa tidak terjadi di kota ini. Banjir yang meluluhlantakkan banyak daerah di Sumatera seharusnya menjadi refleksi bagi Semarang dalam memperkuat ketahanan infrastruktur kota untuk menghadapi potensi bencana serupa.
"Saat bencana Banjir besar mengguncang Sumatera, kami melihatnya sebagai momen penting bagi kami di Semarang untuk lebih serius dalam merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah pencegahan. Kami harus memastikan bahwa Kota Semarang tidak hanya siap merespons setelah bencana, tetapi lebih dari itu, siap mencegahnya," ujar Suharsono.
BERITA TERKAIT:
DPRD Kota Semarang Usulkan PKL Ada SK Wali Kota untuk Berdagang
DPRD Kota Semarang Sebut Ada Sejumlah Halte Bus “Tenggelam” karena Proyek Betonisasi di Majapahit
DPRD Dorong Pemkot Semarang Hadirkan Rusun untuk Kalangan Buruh
Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, DPRD Kota Semarang Dorong Optimalisasi Program Kempling Semar
Viral Hidran Tertutup Cor, DPRD Kota Semarang Minta Damkar dan PDAM Perkuat Koordinasi
Pada Oktober 2025, Semarang mengalami bencana Banjir besar yang merendam 23 kelurahan dan berdampak pada lebih dari 63.000 jiwa. Kerugian materiil yang besar serta korban jiwa menegaskan perlunya evaluasi mendalam terhadap infrastruktur dan pengelolaan bencana di Kota Semarang.
Suharsono menekankan bahwa pemerintah Kota Semarang perlu segera memprioritaskan langkah-langkah preventif yang komprehensif.
"Kita tidak bisa hanya berharap pada pendekatan reaktif. Pemerintah Kota Semarang perlu mengutamakan pencegahan dengan memperkuat sistem drainase, normalisasi saluran air, serta pemeliharaan dan penguatan kapasitas rumah pompa serta kolam retensi," ungkap Suharsono.
Selain itu, ia juga mendorong agar solusi berkelanjutan, seperti pengembangan tanggul laut dan kolam retensi, semakin ditingkatkan.
"Namun, bukan hanya proyek fisik yang harus menjadi perhatian kita, melainkan juga perubahan pola pikir masyarakat dan pemerintah yang lebih siap menghadapi perubahan iklim,” tambahnya.
Suharsono juga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait infrastruktur.
"Partisipasi warga sangat krusial. Pengalaman mereka yang tinggal di daerah rawan Banjir bisa menjadi bahan pertimbangan penting dalam perencanaan anggaran dan kebijakan," ujar Suharsono.
DPRD Kota Semarang juga mengajak pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran yang dialokasikan untuk penanggulangan Banjir.
"Setiap anggaran yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas dan benar-benar fokus pada penguatan ketahanan infrastruktur," kata Suharsono.
Sebagai penutup, Suharsono kembali menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Semarang harus didasari pada data yang akurat dan perencanaan yang matang.
"Semarang harus belajar dari pengalaman yang terjadi di Sumatera. Kami harus merancang solusi jangka panjang yang dapat mengurangi dampak bencana di masa depan dan menjaga agar kota ini tetap layak huni bagi warganya," tutupnya.
Dengan langkah-langkah preventif yang tepat dan dukungan dari semua pihak, Kota Semarang diharapkan dapat menjadi contoh kota yang tangguh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana alam.
***tags: #dprd kota semarang #banjir
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Fokus Penyesuaian KUHP Nasional, Kemenkum Jateng Ikuti Rapat Perencanaan Produk Hukum 2026
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Ikuti Penguatan Pelaksanaan Indeks Reformasi Hukum 2026
19 Januari 2026
Tinjau Posko Pengungsian, Wagub Jateng Evakuasi 2 Lansia yang Tampak Lemas
19 Januari 2026
Kinerja Keuangan 2025 Solid, Realisasi Pendapatan Kota Semarang Tembus 92,22%
19 Januari 2026
Unwahas Semarang Gelar International Lecture Series, Hadirkan Konsulat Kehormatan India
19 Januari 2026
Jatubu dan Pengemudi Ojol Tanam 10 Ribu Bibit Kopi di Kawasan Telaga Menjer Garung
19 Januari 2026
Dukung Pemerataan Dokter Spesialis, FK Undip Kirim Residen ke Wilayah 3T
19 Januari 2026
Tiba di Inggris, Presiden Prabowo Bakal Bertemu Raja Charles III dan PM Starmer
19 Januari 2026
Stasiun Tuntang Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea, Upaya Angkat Ikon Heritage
19 Januari 2026

