Peringati HDI 2025, Pemkab Klaten Pamerkan Karya Penyandang Disabilitas

Kegiatan ini menjadi wadah inklusif bagi penyandang disabilitas di Klaten.

Sabtu, 06 Desember 2025 | 08:00 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Klaten - Pemerintah Kabupaten Klaten melalui DissosP3APPKB menggelar pameran dan bazar dalam rangka memperingati Hari Dissabilitas Internasional, pada Kamis (04/12) di Pendopo Kabupaten Klaten.

Kegiatan ini menjadi wadah inklusif bagi penyandang disabilitas di Klaten. Berbagai produk hasil karya yang di pamerkan disabilitas sangat beragam mulai dari lukisan, makanan, batik, kerajinan kayu, dan lainnya. 

BERITA TERKAIT:
Wagub Jateng Menitipkan Gadis Penyandang Disabilitas Ini ke Camat Pekalongan Barat Agar Bisa Sekolah
Peringatan HDI 2025, Ribuan Disabilitas Antusias Ikuti Funwalk
Sebanyak 5.000 Penyandang Disabilitas Antusias Ikuti Fun Walk HDI 2025
Sapa Penyandang Disabilitas di HDI 2025, Mensos Berkomitmen Perkuat Layanan dan Pendidikan Vokasi
Peringati HDI 2025, Pemkab Klaten Pamerkan Karya Penyandang Disabilitas

Tak hanya itu, bakat-bakat anak disabilitas juga turut ditampilkan mulai dari menyanyi, paduan suara, menari, memainkan alat musik, dan lainnya.

Bupati Klaten yang diwakili oleh PJ Sekda Kabupaten Klaten, Jaka Purwanta, menyampaikan bahwa Klaten adalah rumah bagi semua warganya. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah harus menempatkan seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, sebagai subjek utama yang memiliki hak setara dalam menciptakan ruang yang inklusif.

Dalam momentum peringatan Hari Disabilitas Internasional, ia menekankan bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama, baik dalam kesempatan bekerja, mendapatkan pendidikan, maupun berpartisipasi dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong terciptanya lingkungan yang memberikan akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkembang dan berdaya.

“Kita tidak boleh menjadikan peringatan ini sekadar seremoni, tetapi harus menjadi refleksi bersama untuk membangun Kabupaten Klaten yang nyaman, adil, dan setara,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Klaten yang aman, ramah, melindungi, dan mampu memberikan ruang kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

“Semoga semangat inklusi terus tumbuh dan menguatkan empati, kebersamaan, serta kolaborasi lintas sektor. Selamat Hari Disabilitas Internasional,” tutupnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DissosP3APPKB) Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menyampaikan bahwa tema peringatan Hari Disabilitas Internasional tingkat Kabupaten Klaten tahun ini adalah “Setara, Berkarya, Berdaya Tanpa Batas.”

Dalam sambutannya, Puspo menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukan hanya objek dari kebijakan, melainkan subjek yang memiliki posisi penting dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Ia menyatakan bahwa inklusi bukan sekadar konsep, tetapi komitmen untuk memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan setara dalam berkarya dan berpartisipasi di berbagai bidang kehidupan.

Puspo juga menyebutkan bahwa rangkaian acara pada kegiatan ini diisi dengan sejumlah agenda, antara lain penyerahan alat bantu kaki palsu, pameran lukisan karya penyandang disabilitas dari Sanggar Insan Harapan yang bekerja sama dengan Universitas Sahid, aksi kreativitas difabel, serta pameran UMKM. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa penyandang disabilitas mampu, berdaya, dan produktif.

Salah satu penyandang disabilitas yang turut memamerkan karya dalam rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional di Pendopo Kabupaten Klaten adalah Delvino Putra Ramadhan atau akrab disapa Vino. Remaja yang telah didiagnosa autisme sejak usia dua tahun tersebut menampilkan lima karya lukisan bertema hewan yang dipajang bersama karya peserta lainnya.

Mama Vino, Kristiani, menyampaikan rasa bangga dan haru atas kesempatan yang diberikan kepada putranya untuk tampil dalam pameran tersebut.

“Alhamdulillah bangga sekali, anak saya bisa mengikuti pameran seperti ini di Hari Disabilitas Internasional. Lebih dari lima karya yang rata-rata lukisannya bertema hewan,” ungkapnya.

Kristiani menambahkan, sejak kecil dirinya berupaya memberi ruang bagi bakat dan minat Vino, terutama dalam seni lukis. Saat ini, Vino juga aktif bergabung di Sanggar Insan Harapan yang membantu mengembangkan kreativitas anak-anak berkebutuhan khusus.

Sebagai bagian dari kegiatan, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten bersama Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, serta Kepala DISSOSP3APPKB turut menyerahkan bantuan kaki palsu kepada penyandang disabilitas yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan tidak hanya menjadi alat bantu fisik, namun juga menjadi penyemangat untuk terus bangkit dan berdaya.

***

tags: #penyandang disabilitas #klaten #bazar #pameran

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI