Harga Bahan Pokok Merangkak Naik, Gubernur Luthfi Siapkan Langkah Stabilisasi Harga
Untuk membantu masyarakat, Pemprov menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Senin, 08 Desember 2025 | 10:46 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Semarang— Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau kondisi harga bahan pokok di Pasar Karangayu, Kota Semarang pada Senin 8 Desember 2025. Gubernur Luthfi menyusuri lorong pasar yang padat sembari menyapa warga dan pedagang setempat.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan sejumlah komoditas merangkak naik dan berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP). Kenaikan paling tajam terjadi pada cabai dan bawang merah.
BERITA TERKAIT:
Gubernur Jateng Minta Penyedia Jasa Transportasi Pastikan Pengemudi dan Angkutan Layak Jalan
Pemprov Jateng Mulai Buka Posko Terpadu Nataru
Menteri ESDM Apresiasi Persiapan Ketersediaan Energi Jelang Nataru
Laksanakan Siaga SAR Khusus Natal dan Tahun Baru, Kantor SAR Yogyakarta Siagakan 91 Personil
Operasi Lilin Candi 2025 Digelar, Ratusan Personel Polresta Magelang Siap Amankan Natal dan Tahun Baru
Sejumlah komoditas terpantau: Cabai rawit merah: Rp73.333/kg (HAP Rp57.000), cabai merah keriting: Rp58.000/kg (HAP Rp55.000), bawang merah: Rp48.000/kg (HAP Rp41.500). Selain itu, beras medium: Rp13.667/kg (HET Rp13.500), tepung terigu: Rp11.833/kg (di atas rata-rata provinsi Rp11.663).
Sementara beberapa komoditas masih aman, seperti daging sapi, ayam ras, telur, dan bawang putih.
Salah seorang pedagang Pasar Karangayu, Susianti mengatakan,kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Biasanya menjelang Natal dan Tahun Baru biasanya memang terjadi kenaikkan. “Bawang merah biasanya Rp47 ribu, sekarang jadi Rp55 ribu. Bawang putih dari Rp35 ribu naik ke Rp50 ribu,” katanya.
Di sela kunjungan, Gubernur Luthfi menyampaikan kenaikan harga memang terjadi, namun masih dalam batas yang dapat diintervensi pemerintah. “Pasar Karangayu ini memang salah satu tolak ukur kita. Memang ada lonjakan, terutama cabai dan bawang merah. Tapi kenaikannya belum terlalu signifikan,” ujarnya.
Ia memastikan pemerintah daerah sudah menyiapkan langkah stabilisasi harga-harga bahan pokok tersebut. “Menjelang Natal dan Tahun Baru, kita akan melakukan penetrasi harga supaya tetap terjangkau. Bulog juga memastikan stok beras aman untuk delapan bulan ke depan, ini positif. Tinggal bagaimana kita menahan gejolak agar inflasi tidak naik,” tegas Luthfi.
Untuk membantu masyarakat, Pemprov menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Harga yang ditawarkan pada komoditas di GPM tersebut dinilai lebiih terjangkau. Rinciannya, bawang merah: Rp22.000/½ kg, bawang putih: Rp16.000/½ kg, cabai rawit setan: Rp19.500/¼ kg, cabai merah keriting: Rp18.000/¼ kg dan telur: Rp26.000/kg.
***tags: #natal dan tahun baru #jawa tengah #ahmad luthfi #harga bahan pokok #kota semarang
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Kemenkum Jateng Ikuti Penguatan Pelaksanaan Indeks Reformasi Hukum 2026
19 Januari 2026
Tinjau Posko Pengungsian, Wagub Jateng Evakuasi 2 Lansia yang Tampak Lemas
19 Januari 2026
Kinerja Keuangan 2025 Solid, Realisasi Pendapatan Kota Semarang Tembus 92,22%
19 Januari 2026
Unwahas Semarang Gelar International Lecture Series, Hadirkan Konsulat Kehormatan India
19 Januari 2026
Jatubu dan Pengemudi Ojol Tanam 10 Ribu Bibit Kopi di Kawasan Telaga Menjer Garung
19 Januari 2026
Dukung Pemerataan Dokter Spesialis, FK Undip Kirim Residen ke Wilayah 3T
19 Januari 2026
Tiba di Inggris, Presiden Prabowo Bakal Bertemu Raja Charles III dan PM Starmer
19 Januari 2026
Stasiun Tuntang Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea, Upaya Angkat Ikon Heritage
19 Januari 2026
Dirjen Imigrasi Amankan 27 WNA Pelaku Sindikat Love Scamming Internasional
19 Januari 2026

