PSIM Yogyakarta Siap Gelar Laga Malam di Stadion Sultan Agung

Proses peremajaan fasilitas pencahayaan di Stadion Sultan Agung dilakukan secara menyeluruh.

Kamis, 11 Desember 2025 | 09:51 WIB - Olahraga
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Yogyakarta– PSIM Yogyakarta akhirnya dapat mewujudkan keinginan untuk menggelar pertandingan home pada malam hari di kompetisi BRI Super League 2025/26. Hal ini terwujud setelah proses peningkatan fasilitas pencahayaan di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, dinyatakan selesai.

Pengerjaan teknis terkait peningkatan pencahayaan, termasuk pengukuran intensitas cahaya (lux), telah berhasil diselesaikan pada Sabtu 6 Desember lalu. Upaya ini dilakukan untuk memenuhi regulasi ketat yang ditetapkan oleh operator kompetisi BRI Super League 2025/26 mengenai standar pencahayaan stadion.

BERITA TERKAIT:
Performa Impresif di Paruh Musim, PSIM Yogyakarta akan Fokus Evaluasi Menuju Putaran Kedua
Bernardo Tavares, Ungkap Alasan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru di Bursa Transfer Paruh Musim
Tutup Putaran Pertama, Madura United Masih Tertahan di Posisi ke-14
Persib Bandung Juara Paruh Musim, Bojan Hodak: Banyak Aspek yang Harus Diperbaiki
Persib Bandung Juara Paruh Musim, Bojan Hodak Fokus pada Juara BRI Super League

Sebagai informasi, operator I.League menetapkan standar pencahayaan horizontal rata-rata sebesar 1.600 lux untuk setiap stadion yang menggelar pertandingan malam.

General Manager PSIM, Steven Sunny, mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan pengerjaan berjalan lancar. "Proses pengerjaan lampu di SSA sudah memasuki tahap finalisasi, termasuk pembidikan arah cahaya (aiming) dan pengukuran di lapangan pada Sabtu lalu," kata Steven.

Kini, manajemen PSIM hanya tinggal menunggu data teknis lengkap sebelum melaporkannya kepada I.League sebagai operator BRI Super League 2025/26. Laporan ini akan menjadi bukti kelayakan stadion untuk menggelar laga malam.

"Kami sedang menunggu laporan komprehensif pekan ini. Setelah itu, kami akan melaporkan perkembangan ini secara resmi kepada I.League," tambah Steven.

Proses peremajaan fasilitas pencahayaan di Stadion Sultan Agung dilakukan secara menyeluruh. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM, Wendy Umar Seno Aji, menjelaskan bahwa terdapat penggantian 18 titik lampu di setiap tiang, dengan total 72 lampu baru yang dipasang. Selain itu, lampu-lampu lainnya juga menjalani perawatan dan pembersihan, dan pengukuran lux telah dilakukan untuk memastikan kualitas pencahayaan.

"Penggantian lampu ini kami lakukan dengan menggandeng tenaga ahli untuk memastikan hasil pencahayaan sesuai dengan regulasi. Kami juga mengikuti arahan dari konsultan I.League untuk memenuhi standar yang ditetapkan," jelas Wendy.

Meskipun setiap titik memiliki nilai lux yang berbeda, hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata pencahayaan di Stadion Sultan Agung sudah memenuhi standar I.League untuk pertandingan malam. Dengan demikian, PSIM Yogyakarta kini siap untuk menggelar laga malam di stadion kebanggaannya.

"Artinya, PSIM sudah bisa bermain malam di Stadion Sultan Agung," tegas Wendy.
 

***

tags: #bri super league #psim yogyakarta #stadion sultan agung

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI