Sebanyak 1.178 Guru PAUD Non ASN Terima Tambahan Kesejahteraan Tahun 2025 dari Pemkab Sragen

Pemkab Sragen juga menyiapkan bantuan pendidikan S1 untuk 100 guru PAUD.

Sabtu, 13 Desember 2025 | 09:34 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Sragen — Sebanyak 1.178 guru PAUD Non ASN di Kabupaten Sragen menerima Tambahan Kesejahteraan Tahun 2025 yang diserahkan langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dalam acara yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen, tengah pekan ini.

Program tambahan kesejahteraan ini menjadi salah satu komitmen Pemkab Sragen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya pendidikan anak usia dini, melalui peningkatan kesejahteraan, motivasi, dan kompetensi para pendidik.

BERITA TERKAIT:
Resmi Beroperasi, SPPG Gabus Sragen Siap Layani 1.845 Penerima Manfaat Program MBG
RSSP Sragen Resmikan Gedung Diagnostik untuk Perkuat Layanan Pemeriksaan Medis Terpadu
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Sragen Resmikan Enam Puskesmas Pembantu
SPPG Masaran Gebang 4 Sragen Mulai Disiapkan Beroperasi untuk Perkuat Pemenuhan Gizi
Sebanyak 10 Masjid Berdaya Terima Hadiah Lomba Sragen MasjidPreneur Fest 2025

Pada kesempatan itu, Plt. Kepala Disdikbud Sragen, Sutrisna, menjelaskan bahwa penerima tambahan kesejahteraan berasal dari dua kategori, yakni Pendidik PAUD Non PNS pada KB/TPA sebanyak 705 penerima, dan guru PAUD Non PNS pada TK yang belum memiliki sertifikat pendidik sejumlah 473 penerima.

Total anggaran yang disediakan mencapai Rp520.000.000, dengan besaran bantuan menyesuaikan masa kerja, yaitu:
1. 0–5 tahun: Rp300.000
2. 6–10 tahun: Rp400.000
3. 11–15 tahun: Rp500.000
4. Di atas 15 tahun: Rp600.000

Sutrisna menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada komitmen bersama dalam pelaksanaannya.

“Mari kita wujudkan tujuan ini dengan sepenuh hati dan dedikasi. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sragen,” ajaknya dikutip, Sabtu.

Dalam sambutannya, Bupati Sigit Pamungkas menyampaikan bahwa pemberian tambahan kesejahteraan ini diharapkan mendorong motivasi para guru PAUD Non ASN dalam memberikan pengajaran terbaik bagi anak-anak usia dini.

“Harapan kami, dengan adanya pemberian kesejahteraan ini guru-guru PAUD Non ASN lebih semangat, lebih fokus mengajar, dan tidak terbebani aktivitas di luar tugas pendidik. Anak-anak kita harus mendapat perhatian dan kasih sayang penuh dalam proses belajar,” jelasnya.

Bupati Sigit juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, pemerintah daerah akan memastikan guru-guru yang belum tersertifikasi dapat difasilitasi agar memperoleh sertifikasi profesi, sehingga kesejahteraan dan profesionalitas mereka semakin terjamin.

Selain itu, Pemkab Sragen juga menyiapkan bantuan pendidikan S1 untuk 100 guru PAUD, baik yang sedang menempuh pendidikan maupun yang akan melanjutkan studi.

“Selamat atas bantuan kesejahteraan ini. Semoga bermanfaat. Nanti akan ditransfer setiap bulan. Kami juga siapkan dukungan peningkatan kualitas pendidikan melalui bantuan studi S1 bagi 100 guru PAUD,” lanjut Bupati.

Salah satu penerima manfaat, Sri Partini, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah kepada guru PAUD.

“Alhamdulillah, kami menerima secercah harapan yang sebelumnya belum pernah kami dapatkan. Semoga ini membawa berkah dan membuat kami lebih fokus mengabdi sebagai guru PAUD Non PNS,” ungkapnya.

***

tags: #sragen #guru

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI