Bupati Sragen Paparkan Delapan Penekanan Utama Jelang Nataru
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Sragen.
Sabtu, 13 Desember 2025 | 14:00 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Sragen — Pemerintah Kabupaten Sragen menggelar Rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka mempersiapkan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Aula Lantai 4 Gedung Kantor Terpadu Pemkab Sragen tengah pekan ini.
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dan dihadiri jajaran Forkopimda, OPD terkait, TNI-Polri, pengelola destinasi wisata, serta perwakilan jaringan transportasi dan Jasamarga Solo Ngawi (JSN).
BERITA TERKAIT:
Resmi Beroperasi, SPPG Gabus Sragen Siap Layani 1.845 Penerima Manfaat Program MBG
RSSP Sragen Resmikan Gedung Diagnostik untuk Perkuat Layanan Pemeriksaan Medis Terpadu
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Sragen Resmikan Enam Puskesmas Pembantu
SPPG Masaran Gebang 4 Sragen Mulai Disiapkan Beroperasi untuk Perkuat Pemenuhan Gizi
Sebanyak 10 Masjid Berdaya Terima Hadiah Lomba Sragen MasjidPreneur Fest 2025
Kegiatan ini digelar untuk memastikan seluruh sektor siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya kondisi Sragen yang aman, tertib, dan kondusif selama periode libur panjang akhir tahun.
Dalam pengantarnya, Bupati Sigit menegaskan bahwa pengamanan Nataru merupakan kegiatan rutin yang selalu membutuhkan kesiapsiagaan maksimal karena dinamika masyarakat dan kondisi cuaca yang selalu berubah.
“Nataru ini adalah repetisi peristiwa sekaligus repetisi cara penanganan. Namun konteksnya selalu berbeda karena dinamika masyarakat dan perkembangan cuaca. Karena itu koordinasi harus diperkuat, deteksi dini dipertajam, dan pelayanan publik dipastikan siap,” kata Bupati Sigit.
Ia menegaskan perlunya kesiapsiagaan penuh menghadapi dinamika masyarakat, potensi peningkatan mobilitas, hingga potensi bencana hidrometeorologi.
Barikut 8 penekanan utama yang disampaikan Bupati Sigit, diantaranya :
1. Perkuat koordinasi Forkopimda dan Forkopimcam serta identifikasi seluruh kerawanan.
2. Kendalikan mobilitas masyarakat, termasuk menyiapkan posko terpadu 20 Desember 2025–2 Januari 2026.
3. Jaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, BBM, dan LPG melalui operasi pasar dan pengawasan distribusi.
4. Tingkatkan kesiapsiagaan bencana dengan memastikan kesiapan peralatan dan logistik.
5. Layanan kesehatan siaga 24 jam, termasuk PSC 119, RS, dan Puskesmas.
6. Jaga kondusifitas wilayah dengan memperkuat deteksi dini gangguan keamanan.
7. Pastikan sarana ibadah aman dan nyaman untuk perayaan Natal.
8. Satu komando dan satu koordinasi untuk memastikan Nataru berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Bupati juga mengingatkan bahwa perubahan pola mobilitas masyarakat, meningkatnya kegiatan keagamaan dan perayaan, hingga potensi bencana hidrometeorologi harus menjadi perhatian bersama seluruh jajaran pemerintah, TNI-Polri, dan stakeholder terkait.
“Informasi dari bawah ke atas maupun sebaliknya harus lancar. Semua harus berada dalam satu komando demi Nataru yang aman, lancar, dan tertib.” tutupnya.
Bupati Sigit juga menyinggung bahwa tradisi menyalakan kembang api dan petasan daya ledak tinggi harus mendapat pengawasan ketat. Ia menegaskan penindakan terhadap peredaran petasan berbahaya, minuman keras, dan narkoba.
Sebagai alternatif kegiatan positif di malam tahun baru, Pemkab Sragen akan menggelar Salat Subuh Ceria di awal tahun 2026.
“Kami ingin mengawali tahun baru dengan doa bersama, bukan dengan hal yang membahayakan,” ujarnya.
Sementara Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa Rakor bertujuan menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan agar pengamanan Nataru berjalan terpadu dan kolaboratif.
“Pengamanan adalah bentuk pelayanan kita kepada masyarakat. Perayaan Natal harus berlangsung aman, nyaman, dan khidmat. Ini tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Polres Sragen,” tegas Kapolres.
Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi ancaman, termasuk terorisme yang kini dapat muncul dalam bentuk baru. Kapolres meminta masyarakat berperan aktif dalam deteksi dini dan segera berkoordinasi dengan kepolisian bila menemukan indikasi mencurigakan.
***tags: #sragen #nataru #koordinasi
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Kemenkum Jateng Ikuti Penguatan Pelaksanaan Indeks Reformasi Hukum 2026
19 Januari 2026
Tinjau Posko Pengungsian, Wagub Jateng Evakuasi 2 Lansia yang Tampak Lemas
19 Januari 2026
Kinerja Keuangan 2025 Solid, Realisasi Pendapatan Kota Semarang Tembus 92,22%
19 Januari 2026
Unwahas Semarang Gelar International Lecture Series, Hadirkan Konsulat Kehormatan India
19 Januari 2026
Jatubu dan Pengemudi Ojol Tanam 10 Ribu Bibit Kopi di Kawasan Telaga Menjer Garung
19 Januari 2026
Dukung Pemerataan Dokter Spesialis, FK Undip Kirim Residen ke Wilayah 3T
19 Januari 2026
Tiba di Inggris, Presiden Prabowo Bakal Bertemu Raja Charles III dan PM Starmer
19 Januari 2026
Stasiun Tuntang Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea, Upaya Angkat Ikon Heritage
19 Januari 2026
Dirjen Imigrasi Amankan 27 WNA Pelaku Sindikat Love Scamming Internasional
19 Januari 2026

