Kemensos Masih Operasikan Dapur Umum dan Kirim Tagana untuk Layani Korban Bencana
Kemensos akan terus memantau kondisi cuaca.
Sabtu, 13 Desember 2025 | 19:30 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Agam — Kementerian Sosial hadir di Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, melalui Tagana dan Dapur Umum Lapangan (Dumlap) untuk memastikan layanan distribusi makanan dan bantuan bagi korban banjir bandang dan longsor tetap berjalan dengan baik.
“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Agam tidak merasa sendirian. Pemerintah hadir melalui dapur umum, dukungan Tagana, maupun penyaluran bantuan,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangan tertulis pada Kamis (11/12/2025).
BERITA TERKAIT:
Total Korban Meninggal akibat Banjir Bandang di Sumbar 253 Orang
Polri Hadirkan Flying Fox untuk Trauma Healing Anak-Anak Terdampak Bencana
Undip Terapkan Teknologi Pengolahan Air Minum Portabel untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatera Barat
Pertamina Beri Trauma Healing bagi 170 Siswa SD Korban Banjir Bandang dan Longsor di Agam
Undip Kirim Mesin Penjernih Air ke Wilayah Bencana Sumatera Barat
Ia menegaskan bahwa Kemensos akan terus memantau kondisi cuaca, memastikan akses bantuan tetap terbuka, dan bekerja bersama pemerintah daerah serta relawan Tagana untuk mempercepat pemulihan.
Berdasarkan data di lapangan, sedikitnya 612 pengungsi dari 130 KK rumah tersapu banjir masih bergantung pada suplai makanan harian dari dapur umum.
Selain pengungsi, dapur umum juga melayani relawan, tenaga kesehatan, TNI-Polri, Basarnas, OPD, Satpol PP, Dishub, BNPB, dan berbagai macam unsur terkait lainnya.
Dapur Umum Lapangan Kemensos di Salareh Aia Utara memproduksi hingga 2.500 porsi makanan setiap hari dengan rincian tiga kali waktu makan di pagi, siang, dan malam.
“Kalau diminta 100, 50, atau 200 porsi, bisa dijemput atau kami antar. Selagi bahan ada, kami masak,” ujar salah satu pengelola dapur umum sekaligus Taruna Siaga bencana (Tagana), Noviardi.
Di titik lokasi bencana, beberapa dapur umum awalnya dibentuk secara mandiri oleh masyarakat secara swadaya dan kemudian diperkuat oleh Kemensos, Dinas Sosial Kabupaten Agam, hingga TNI-Polri.
“Hari ini kami memasak kentang, telur, dan lauk ikan. Ini persiapan untuk menu besok. Kendala Insya Allah tidak ada. Selagi bahan tersedia, kami pasti masak,” ujar Hendri, relawan Tagana lain yang ditemui di lokasi. Ia juga menjelaskan proses memasak berlangsung sejak pagi hari.
Ia juga menyebutkan bahwa ketika akses jalan ke posko pengungsian putus, mereka tetap berupaya mencari rute alternatif untuk memastikan suplai makanan tetap tersampaikan.
Noviardi dan Hendri juga menuturkan cerita dari para warga terdampak.
“Ada yang rumahnya tak bisa diakses. Kami sedih karena mereka tidak bisa dapat makanan. Teman-teman Tagana tetap mengantar (suplai makanan) lewat jalur sulit," ujar Noviardi.
Sekretaris Wali Nagari Salareh Aia Utara, Ela Diana Ameriza, menjelaskan bahwa seluruh fasilitas dapur umum dapat berjalan karena dukungan berbagai unsur, termasuk pembiayaan operasional yang juga dibantu Kemensos.
Kemensos menyalurkan berbagai jenis logistik tanggap darurat yang dikirim dari gudang Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Sosial Kabupaten Agam. Berikut seluruh rincian bantuan:
1. Bantuan Dinsos Provinsi dan Kabupaten Agam (Total Rp 73.770.500)
Makanan siap saji 2025: 100 paket
Makanan anak 2025: 160 paket
Family kit 2024: 40 paket
Kids ware B 2023: 40 paket
Tenda gulung B 2023: 40 lembar
Kasur 2024: 20 lembar
2. Bantuan Dinsos Provinsi Sumatera Barat dan Ampek Koto Kabupaten Agam (Total Rp 138.771.990)
Makanan siap saji 2025: 250 paket
Makanan anak 2025: 160 paket
Family kit B 2025: 80 paket
Kids ware B 2023: 80 paket
Tenda gulung B 2025: 40 lembar
Kasur 2024: 60 lembar
3. Bantuan Dinsos Provinsi Sumatera Barat (Total Rp 26.727.850)
Kasur 2024: 80 paket
Family kit B 2025: 10 paket
Makanan anak 2025: 40 paket
4. Bantuan Dropping Helikopter 1 dari Dinsos Provinsi Sumatera Barat (Total Rp 25.146.250)
Makanan siap saji 2025: 150 paket
Lauk pauk siap saji 2025: 200 paket
Makanan anak 2025: 80 paket
5.Bantuan Dropping Helikopter 2 dari Dinsos Provinsi Sumatera Barat (Total Rp 51.534.750)
Makanan siap saji 2025: 150 paket
Lauk pauk siap saji 2025: 100 paket
Makanan anak 2025: 80 paket
Selimut: 50 lembar
Kids ware 2024: 20 paket
Family kit B 2025: 20 paket
***tags: #sumatera barat #kemensos #bencana #kabupaten agam
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Kemenkum Jateng Ikuti Penguatan Pelaksanaan Indeks Reformasi Hukum 2026
19 Januari 2026
Tinjau Posko Pengungsian, Wagub Jateng Evakuasi 2 Lansia yang Tampak Lemas
19 Januari 2026
Kinerja Keuangan 2025 Solid, Realisasi Pendapatan Kota Semarang Tembus 92,22%
19 Januari 2026
Unwahas Semarang Gelar International Lecture Series, Hadirkan Konsulat Kehormatan India
19 Januari 2026
Jatubu dan Pengemudi Ojol Tanam 10 Ribu Bibit Kopi di Kawasan Telaga Menjer Garung
19 Januari 2026
Dukung Pemerataan Dokter Spesialis, FK Undip Kirim Residen ke Wilayah 3T
19 Januari 2026
Tiba di Inggris, Presiden Prabowo Bakal Bertemu Raja Charles III dan PM Starmer
19 Januari 2026
Stasiun Tuntang Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea, Upaya Angkat Ikon Heritage
19 Januari 2026
Dirjen Imigrasi Amankan 27 WNA Pelaku Sindikat Love Scamming Internasional
19 Januari 2026

