Kabar Bahagia! Undip Bebaskan UKT untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera
erdata 95 mahasiswa terdampak banjir dari jenjang S1, S2 maupun S3 yang tersebar di seluruh Fakultas/ Sekolah
Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:30 WIB - Didaktika
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Semarang – Undip gerak cepat membantu korban bencana banjir Sumatera. Kini Undip membebaskan UKT mahasiswa terdampak bencana Sumatera dan juga memberikan bantuan biaya hidup hingga kondisi normal.
Hal tersebut menjadi salah satu point penting yang disampaikan Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. Ia menuturkan terdata 95 mahasiswa terdampak banjir dari jenjang S1, S2 maupun S3 yang tersebar di seluruh Fakultas/ Sekolah.
BERITA TERKAIT:
Bedono Jadi Living Lab Pesisir: Kisah Mak Jah hingga Peran FSM UNDIP dalam Ketahanan Sosial–Ekologis
Undip Berangkatkan 2.102 Mahasiswa KKN ke Berbagai Wilayah di Jateng
Undip Terapkan Teknologi Pengolahan Air Minum Portabel untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatera Barat
Undip Kirim Mesin Penjernih Air ke Wilayah Bencana Sumatera Barat
Kabar Bahagia! Undip Bebaskan UKT untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera
“Proses pendataan masih terus dibuka sehingga dipastikan jumlahnya akan bertambah,” katanya.
Prof. Suharnomo menyampaikan bahwa gerakan Undip untuk Sumatera ini muncul dari panggilan nurani dan nilai kemanusiaan yang menjadi ruh perguruan tinggi. “Sejak awal kami langsung bergerak. Tim pertama berangkat pada 2 Desember 2025, disusul tim kedua pada 10 Desember dengan fokus medis dan logistik. Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk para gubernur dan bupati, untuk memastikan bantuan tiba di titik yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Rektor menambahkan, kepedulian Undip tidak berhenti pada masa darurat. Tahap pemulihan jangka panjang yang mencakup aspek ekonomi, sosial, budaya, dan kesehatan masyarakat akan menjadi prioritas berikutnya. Pemetaan kebutuhan bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat terus dilakukan agar intervensi yang diberikan tepat sasaran dan bersifat berkelanjutan.
“Tahap awal adalah memastikan layanan medis dan kebutuhan air bersih terpenuhi. Setelah itu, kami siap berpartisipasi pada pemulihan sosial dan ekonomi melalui pendampingan multidisiplin. Undip mungkin bukan yang terbesar, tetapi kami ingin menjadi bagian dari gerak yang membangkitkan kembali harapan,” tegasnya.
Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan pengiriman teknologi desalinasi air siap minum untuk menjawab kebutuhan mendesak air bersih di kawasan terdampak yang sebelumnya telah diterapkan di berbagai wilayah pesisir Jawa. Rencananya salah satu mesin dari 4 mesin desalinasi air akan dikirim melalui jalur darat pada Senin, 15 Desember 2025, sisanya menyusul.
Lebih lanjut, Prof Suharnomo menegaskan, bencana yang melanda beberapa wilayah Sumatera tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi turut memengaruhi stabilitas kesehatan, kondisi psikososial, pendidikan, hingga keberlangsungan ekonomi masyarakat. Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung nilai kemanusiaan, Undip merasa berkewajiban hadir dan bergerak cepat bukan sekadar menunjukkan empati, tetapi terlibat sebagai bagian dari solusi.
Prof. Suharnomo menegaskan bahwa bencana memang meninggalkan luka, namun juga menghadirkan ruang bagi solidaritas. “Undip akan terus hadir, sedikit demi sedikit, namun konsisten dan profesional. Ini panggilan kemanusiaan, dan kami akan menjalaninya sepenuh hati,” tuturnya.
***tags: #undip
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Fokus Penyesuaian KUHP Nasional, Kemenkum Jateng Ikuti Rapat Perencanaan Produk Hukum 2026
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Ikuti Penguatan Pelaksanaan Indeks Reformasi Hukum 2026
19 Januari 2026
Tinjau Posko Pengungsian, Wagub Jateng Evakuasi 2 Lansia yang Tampak Lemas
19 Januari 2026
Kinerja Keuangan 2025 Solid, Realisasi Pendapatan Kota Semarang Tembus 92,22%
19 Januari 2026
Unwahas Semarang Gelar International Lecture Series, Hadirkan Konsulat Kehormatan India
19 Januari 2026
Jatubu dan Pengemudi Ojol Tanam 10 Ribu Bibit Kopi di Kawasan Telaga Menjer Garung
19 Januari 2026
Dukung Pemerataan Dokter Spesialis, FK Undip Kirim Residen ke Wilayah 3T
19 Januari 2026
Tiba di Inggris, Presiden Prabowo Bakal Bertemu Raja Charles III dan PM Starmer
19 Januari 2026
Stasiun Tuntang Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea, Upaya Angkat Ikon Heritage
19 Januari 2026

