Menteri Agama Nasaruddin Umar Sampaikan Lima Pesan Nilai Natal 2025
Natal adalah Momen Hening untuk Melihat ke Dalam.
Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:30 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Jakarta - Langit Kemayoran menurunkan gerimis tipis, seolah membasuh debu kota metropolitan yang tak pernah tidur. Namun, hawa dingin di luar gedung JIEXPO seketika sirna begitu kaki melangkah masuk ke Hall B3 & C3. Kehangatan menyeruak dari ribuan umat Kristiani dan warga Jakarta yang menanti.
Keriuhan penuh sukacita pecah saat Menteri Agama, Nasaruddin Umar, tiba di lokasi. Mengenakan busana yang bersahaja namun elegan, Menag disambut sapa hangat dan lambaian tangan para jemaat. Tak ada sekat birokrasi malam itu; yang ada hanyalah perjumpaan antara ulama, umara, dan umat yang rindu akan pesan-pesan damai. Menag tersenyum, menyalami warga, merasakan denyut nadi kerukunan yang hidup di "miniatur Indonesia" bernama Jakarta.
BERITA TERKAIT:
Menag dan Universitas Al-Azhar akan Bahas Pembukaan Cabang di Indonesia
Bertolak ke Mesir, Menag akan Bicara Ekoteologi di Universitas Al-Azhar
Menag Nasaruddin Umar Tekankan Kurikulum Cinta untuk Harmoni Umat
Menag Nasariddin Umar Tekankan Kurikulum Cinta untuk Harmoni Umat di Maluku
Menag Gaungkan Pesan “Ekoteologi" dalam Peringatan Isra Mikraj
Di atas panggung, di hadapan Gubernur Pramono Anung dan ribuan pasang mata, Menag tidak sekadar memberikan sambutan protokoler. Ia hadir sebagai seorang bapak, seorang guru bangsa yang memberikan petuah kehidupan. Suaranya tenang namun menggetarkan, menyentuh relung hati tentang hakikat kemanusiaan dan ke-Indonesiaan.
Inilah lima kutipan (quotes) dan pesan Natal 2025 dari Menteri Agama Nasaruddin Umar yang terekam indah malam itu, menjadi oleh-oleh rohani bagi siapa saja yang mendengarnya:
1. "Natal adalah Momen Hening untuk Melihat ke Dalam"
Di tengah gemerlap lampu Jakarta Light Festival dan hiruk-pikuk perayaan, Menag justru mengajak umat untuk menemukan keheningan.
"Natal menjadi momen hening untuk kembali melihat ke dalam, merefleksi diri di tengah hiruk pikuk dunia. Jangan sampai pesta pora membuat kita lupa untuk 'pulang' ke dalam batin kita sendiri," pesannya.
2. "Keluarga adalah Madrasah Kehidupan"
Senada dengan tema acara "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga", Menag menempatkan keluarga di posisi sakral.
"Pentingnya membina keluarga tak bisa ditawar. Keluarga adalah madrasah pertama, pondasi mutlak bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika keluarga di Jakarta kuat karakternya, maka kuat pula Indonesia," tuturnya.
3. "Tuhan Tidak Pernah Jauh dari Penderitaan Manusia"
Pesan ini menjadi panggilan kemanusiaan yang sangat menyentuh, terutama mengingatkan kita pada saudara-saudara yang tertimpa bencana.
"Di tengah dunia yang penuh kebencian dan bencana, ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah jauh dari penderitaan yang dialami umat manusia. Sukacita Natal seharusnya membuat kita lebih peka, peduli, dan berani merangkul mereka yang terpinggirkan."
4. "Negara Menjaga Ruang Agar Cinta Tumbuh"
Menag menegaskan filosofi kehadiran negara dalam urusan agama dengan kalimat yang sangat puitis namun tegas.
"Negara hadir bukan untuk mencampuradukkan iman, tapi menjaga ruang damai agar cinta bisa tumbuh di tengah manusia. Tugas kami memastikan 'lalu lintas' keyakinan ini berjalan harmonis tanpa saling menyakiti."
5. "Toleransi: Yang Beda Biarlah Beda, Tapi Kita Tetap Rukun"
Menutup pesannya, Menag meluruskan makna toleransi yang sering disalahartikan, sebuah definisi yang menyejukkan bagi keberagaman Jakarta.
"Toleransi bukan memaksa kita untuk menyamakan sesuatu yang berbeda, atau membedakan yang sama. Toleransi itu: yang beda ya beda, yang sama ya sama, tapi kita tetap bisa duduk bersama, rukun, dan damai dalam satu meja ke-Indonesiaan."
Malam itu, di JIEXPO Kemayoran, gerimis di luar mungkin masih turun. Namun di dalam hati setiap orang yang hadir, pesan-pesan Menag telah menumbuhkan kehangatan baru: sebuah harapan bahwa persatuan di negeri ini akan selalu terjaga, dimulai dari cinta di dalam keluarga.
***Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Kemenkum Jateng Ikuti Penguatan Pelaksanaan Indeks Reformasi Hukum 2026
19 Januari 2026
Tinjau Posko Pengungsian, Wagub Jateng Evakuasi 2 Lansia yang Tampak Lemas
19 Januari 2026
Kinerja Keuangan 2025 Solid, Realisasi Pendapatan Kota Semarang Tembus 92,22%
19 Januari 2026
Unwahas Semarang Gelar International Lecture Series, Hadirkan Konsulat Kehormatan India
19 Januari 2026
Jatubu dan Pengemudi Ojol Tanam 10 Ribu Bibit Kopi di Kawasan Telaga Menjer Garung
19 Januari 2026
Dukung Pemerataan Dokter Spesialis, FK Undip Kirim Residen ke Wilayah 3T
19 Januari 2026
Tiba di Inggris, Presiden Prabowo Bakal Bertemu Raja Charles III dan PM Starmer
19 Januari 2026
Stasiun Tuntang Hadirkan Wisata Perahu Ala Korea, Upaya Angkat Ikon Heritage
19 Januari 2026
Dirjen Imigrasi Amankan 27 WNA Pelaku Sindikat Love Scamming Internasional
19 Januari 2026

