Popularitas Trump Makin Anjlok, Disaat Korban Korona di AS Tembus 47.000 Jiwa
Trump tertinggal dari Wakil Presiden Joe Biden, yang telah mengalahkan 20an kandidat calon presiden lain dari Partai Demokrat dan kini siap bertarung melawan Trump.
Jumat, 24 April 2020 | 10:23 WIB - Internasional
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Washington D.C - Tingkat popularitas Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus menurun, bersamaan dengan jumlah korban meninggal akibat virus korona memuncak.
Menurut kompilasi jajak pendapat terbaru oleh situs fivethirtyeight.com, menjelang akhir Maret lalu – ketika jumlah korban meninggal relatif kecil – 46,3% warga Amerika masih mendukung kebijakannya. Sementara 50,2% lainnya tidak mendukungnya.
BERITA TERKAIT:
Antisipasi Penyebaran COVID-19, Kemenkes Imbau Jemaah yang Batuk-Pilek Terapkan Protokol Kesehatan
Masyarakat Diimbau Waspadai Penularan COVID-19
Jelang Lawan China, Timnas Indonesia Diberikan Pengamanan Ketat dari Ancaman COVID-19
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Pengadaan Alkes Covid-19
Pengobatan Tuberkulosis Resisten Obat Kini Hanya 6 Bulan
Tetapi semenjak itu, kesenjangan di antara mereka yang mendukung dan tidak mendukung Presiden Trump makin melebar, sementara berita tentang pandemi ini menjadi perhatian utama publik dan Presiden Trump hampir setiap hari melangsungkan konferensi pers tentang upaya memberantas virus corona.
Hingga saat ini disampaikan jumlah warga AS yang meninggal akibat virus tersebut telah mencapai lebih dari 47.000 orang.
Menurut situs fivethirthyeight saat ini 52,5% warga Amerika tidak mendukung kebijakan-kebijakan yang diambil Trump, sementara 43,5% mendukungnya.
Dalam sembilan hari terakhir ini, sebuah daftar menunjukkan turunnya tingkat popularitas Presiden Trump dalam 24 dari 25 jajak pendapat yang diadakan. Satu jajak pendapat menghasilkan angka 50 banding 50 untuk mereka yang mendukung dan tidak mendukung Trump.
Situs lainnya – realclearpolitics.com – menunjukkan hasil yang lebih baik bagi Trump dibanding fivethirtyeigh.com, dengan rata-rata jajak pendapat menunjukkan 51,5% warga tidak mendukung Trump, dibanding dengan 46% yang mendukungnya.
Dari 10 jajak pendapat bulan ini, enam menunjukkan tingkat popularitas Trump berada pada kisaran negatif, sementara dua lainnya seimbang 50 banding 50. Secara lebih khusus 50,1% warga yang dimintai pendapatnya menilai kebijakan Trump untuk menangani virus korona negatif, sementara 47,3% menilainya positif.
Melihat pemilu presiden November nanti, sebagian besar jajak pendapat menunjukkan Trump tertinggal dari Wakil Presiden Joe Biden, yang telah mengalahkan 20an kandidat calon presiden lain dari Partai Demokrat dan kini siap bertarung melawan Trump.
Dalam tiga jajak pendapat di tingkat nasional minggu ini, Biden memimpin antara enam atau tujun persen lebih tinggi dibanding Trump.
***tags: #covid-19 #trump #internasional #amerika serikat
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Nawal Yasin Targetkan Jateng Miliki 8.563 Perpustakaan Desa/ Kelurahan
11 Februari 2026
Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Layanan dan Kompetensi Paralegal
11 Februari 2026
Hotel Ciputra Semarang Meriahkan Ramadan dengan Promo Buka Puasa dan Hampers Special
11 Februari 2026
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang
10 Februari 2026
Ikutkan Karyawan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sumarno Apresiasi 53 Perusahaan di Jateng
10 Februari 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik
10 Februari 2026
Perkuat Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Lokakarya
10 Februari 2026
Lapas Brebes Berikan Piagam Penghargaan Pegawai Bulan Januari
10 Februari 2026
Kemenkum Jateng dan Pemkab Semarang Evaluasi Peacemaker Justice Award 2025
10 Februari 2026

