Bundesliga Siap Digelar Tapi Harus Patuh Protokol Pencegahan Korona
Protokol pencegahan korona dalam bertanding itu antara lain pemain wajib menggunakan masker, wajib menjaga jarak saat pemain jadi pagar betis tendangan bebas, dan karantina pemain di sebuah hotel selama liga berlangsung.
Sabtu, 25 April 2020 | 07:39 WIB - Olahraga
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Berlin - Situasi Jerman akibat pandemi virus korona berangsur membaik. Kebijakan karantina wilayah secara perlahan telah dicabut mulai Senin (20/4/2020) lalu. Hal itu membuat wacana pelaksanaan Liga Bundes kembali bergulir. Tanggal 9 Mei 2020 dipilih sebagai momen melanjutkan kompetisi Liga Jerman.
Dengan adanya wacana itu, muncul perdebatan soal pemain wajib mengikuti protokol pencegahan korona saat bertanding. Bila klub Sepakbola tidak mengikuti protokol tersebut terancam liga tidak akan digelar.
BERITA TERKAIT:
Siwo PWI Jateng Nobatkan KONI Kota Semarang Terbaik se-Jawa Tengah
PJKR UPGRIS Gelar Seminar “Bugar untuk Beprestasi”, Peluang Baru Mahasiswa Buka Bisnis Olahraga
Gus Yasin Sebut dari Olahraga Panahan Bisa Muncul Pemimpin Bangsa
Buka Porwakos, Mbak Ita Dorong Masyarakat Jalankan Pola Hidup Sehat
Terima Gelar Profesor dari Unnes, Menpora Zainudin: Tingkat Kesadaran Warga Berolahraga Masih Rendah
Berdasar laporan majalah Spiegel, Kementerian Federal Tenaga Kerja telah membuat panduan kesehatan selama pertandingan. Panduan kesehatan itu antara lain, para pemain harus menggunakan masker.
"Karena masker cepat basah karena keringat yang dikerahkan dari hasil tenaga, maka mereka harus mengganti masker setiap 15 menit," demikian pernyataan panduan kesehatan, seperti dilansir dari media The Local, Sabtu (25/4/2020).
Tim dokter Jerman; Meyer menganggap kalau hal itu cukup konyol. Ia menilai Sepakbola tidak akan menarik lagi di mata penonton bila para pemainnya mengenakan masker.
"Lalu ada pula saran seperti pemain harus menjaga jarak ketika menjadi pagar betis tendangan bebas. Nantinya malah para penonton tidak lagi menganggap Sepakbola sebagai sesuatu yang otentik," ujarnya Meyer.
Adapun syarat lainnya yaitu setiap tim Sepakbola akan dikarantina di hotel hingga Liga Bundes berakhir. Namun lagi-lagi hal itu menimbulkan reaksi keras dari para pemain.
"Saya pribadi akan merasa sangat sulit untuk menghabiskan beberapa minggu kedepan di sebuah hotel, dan tidak bisa bertemu serta melihat keluarga saya," kata bek Eintracht Frankfurt, Danny da Costa.
"Sangat jelas bahwa Sepakbola akan [dipaksa] tunduk pada hampir semua aturan yang diperlukan untuk bermain," kata pemain Bayern Munich; Thomas Mueller.
tags: #olahraga #sepakbola
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Polisi Tangkap Tersangka Kasus Lab Tembakau Sintetis di Jaksel
20 Januari 2026
Pemda dan BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Bencana Sumatra
20 Januari 2026
Sebanyak Tiga Orang Ditangkap terkait Kasus Gas Oplosan di Bekasi
20 Januari 2026
Tim PkM USM Ajak Guru TK di Semarang Tingkatkan Kualitas Pribadi dan Profesionalitas
20 Januari 2026
Tim PkM USM Beri Edukasi Pengelolaan Keuangan Usaha Multi Bidang
20 Januari 2026
Oknum Guru Diduga Cabuli Belasan Siswi SD di Tangerang
20 Januari 2026
Sepanjang 2025 Pemkot Semarang Berhasil Kendalikan Stunting dan Capaian UHC 100 Persen
20 Januari 2026
Perjalanan Kereta Wisata Terganggu Akibat Banjir
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Periksa Substantif Naturalisasi WNA asal Korsel dan Yaman
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Ikuti Peresmian Posbankum Provinsi DIY
20 Januari 2026
Meskipun Cuaca Ekstrem, Sumarno Pastikan Ketersediaan Pangan di Jateng Aman
20 Januari 2026

