Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat menijau dapur umum di Ngaliyan

Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat menijau dapur umum di Ngaliyan

Wali Kota Semarang Tinjau Dapur Umum di Ngaliyan

Hendi mengapresiasi kegiatan warga Ngaliyan tersebut, karena bisa meringankan beban para tetangga yang terdampak korona

Rabu, 29 April 2020 | 08:36 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Wali Kota (Walkot) Semarang; hendrar prihadi mengecek dapur umum dan lumbung pangan di RT 8, RW 4, Kelurahan Bringin, Selasa (28/4/2020) sore. Pria yang akrab disapa Hendi itu menyebut lokasi tersebut adalah lokasi ketiga yang ia cek setelah melakukan peninjauan dapur umum di Jomblang dan Lempongsari.

"Niat para warga Ngaliyan ini sangat luar biasa, membuat dapur umum guna  meringankan beban tetangganya yang terdampak korona. Konsep - konsep seperti ini sangat dibutuhkan di tengah pandemi korona," kata Hendi usai pengecekan. 

Pada kesempatan itu, Hendi pun berpesan kepada warga Nagliyan agar bisa tertib menaati Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang sedang diterapkan di Kota Semarang

BERITA TERKAIT:
PKM Diperketat, Hendi Bakal Tegas Bubarkan Semua Kerumunan
Kebakaran Terjadi di Komplek Indonesia Power Semarang
SMPN 38 Semarang Deklarasikan Diri Jadi Sekolah Duta Wisata
Yayasan BAYU: Kualitas dan Sumber Air Bersih menjadi Persoalan Lingkungan di Semarang
40 Nakes RSUD Wongsonegoro Terpapar Covid-19
RSWN Tambah Relawan Nakes
PKM di Semarang Kembali Diberlakukan

"Harapan saya anada semua bisa mentaati Peraturan Wali Kota Semarang tentang Pembatasan Kegiatan masyarakat. Semoga cukup 28 hari saja PKM-nya, dan setelah itu Kota Semarang bisa normal, dan [semua akses] bisa kita buka kembali," sambungnya.

Selain itu, saat pengecekan, Hendi menyalurkan bantuan 50 paket sembako guna menambah stok lumbung kelurahan di lokasi tersebut. 

Koordinator Lapangan Dapur Umum RT 8 RW 4 Bringin; Choirul Awaludin menyebut bantuan yang diberikan oleh pemerintah maupun swadaya tidak dibagikan secara langsung kepada masyarakat, tetapi dimasak dulu di dapur umum, supaya selanjutnya bisa dibagikan secara merata kepada seluruh warga yang membutuhkan.

"Selain itu saat ini kan sedang bulan puasa, kalau masing - masing harus masak dulu juga repot. Dengan begini semua tinggal menerima hidangan untuk buka dan sahur setiap harinya," ujar Awal.

Awal mengaku setiap sore hari beberapa ibu rumah tangga memasak nasi di tenda dapur umum berukuran 4 kali 6 meter. Begitu juga dengan suami - suaminya, juga turut membantu membungkus makanan yang sudah selesai dimasak, dan menyiapkan sejumlah paket sembako, untuk kemudian dibagikan. 
 


tags: #kota semarang #walikota semarang #pemkot semarang #hendrar prihadi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI