Pembatasan Sosial Dilonggarkan, Sejumlah Kasus Baru Korona Kembali Muncul di Korsel

Kemungkinan lebih banyak kasus baru ditemukan terkait insiden ini, dan para pekerja kesehatan kini sibuk melakukan pelacakan kontak. Ia mengatakan ada lebih dari 1.500 orang masuk ke kelab-kelab malam yang dikunjungi pasien tersebut,"

Sabtu, 09 Mei 2020 | 07:46 WIB - Internasional
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM< Seoul - Korea Selatan mencatat adanya kenaikan jumlah kasus baru virus Korona tidak lama setelah melonggarkan kebijakan pembatasan sosial, hal itu diungkapkan sejumlah pejabat Korea Selatan, Jumat (8/5/2020).

Seoul melaporkan adanya 25 kasus baru sehingga membangkitkan kekhawatiran bahwa wabah itu akan muncul kembali.

Korea Selatan sebelumnya melaporkan laju penambahan kasus telah sangat melambat di negara itu. Dalam dua pekan terakhir, jumlah kasus baru harian selalu di bawah 10. Pemerintah negara itu pun semakin optimistis untuk melonggarkan kebijakan-kebijakan terkait wabah virus itu. Karena alasan itu pula, kompetisi liga sepakbola Korea Selatan dimulai Jumat ini (8/5) mesti tidak boleh disaksikan langsung para penggemarnya di stadion.

BERITA TERKAIT:
Tracing Anggota Keluarga Polisi di Rembang Hasilnya Negatif
17 Vaksin Korona Sudah Masuk Uji Klinis
Kamis Lusa, Dinkes Banyumas Tes Swab Massal
dr Sudarsono: Ibu Risma itu Sangat Istimewa
Semarang dan Demak Masuk Zona Merah
Spesimen Diperiksa 11.783, Jumlah Pasien Sembuh Bertambah 864
Untuk Rakyat, Presiden Minta Jajarannya Bekerja Secara Extraordinary di Masa Pandemi

Dari 25 kasus baru itu, ungkap Wakil Menteri Kesehatan Kim Gang-lip, 13 di antaranya terkait dengan seorang pasien berusia 29 tahun yang mengunjungi tiga kelab malam di distrik Itaweon akhir pekan lalu sebelum teruji positif telah terjangkit virus Korona pada Rabu (6/5). Satu di antara mereka yang tertular adalah teman sekantor pasien, sementara lainnya adalah para pengunjung kelab malam, termasuk tiga orang asing dan seorang tentara.

Kim mengatakan, kemungkinan lebih banyak kasus baru ditemukan terkait insiden ini, dan para pekerja kesehatan kini sibuk melakukan pelacakan kontak. Ia mengatakan ada lebih dari 1.500 orang masuk ke kelab-kelab malam yang dikunjungi pasien tersebut.

“Ibarat setetes tinta di air jernih, tinta itu menyebar dengan cepat,” kata Kim, pada sebuah konferensi pers. Ia mendesak warga Korea Selatan untuk tetap waspada dan membatasi aktivitas sosial mereka.


tags: #korona #korea selatan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI