Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Foto: Istimewa

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Foto: Istimewa

Hendi: PPKM Bisa Diperpanjang

Angka korona di Semarang masih paling tinggi di Jateng.

Jumat, 15 Mei 2020 | 09:43 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang – Sejak diberlakukan kebijakan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Semarang pada 27 April, pasien korona menurun. Namun, PPKM yang akan berakhir 24 Mei mendatang bisa diperpanjang. Kemungkinan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau posko PPKM beberapa waktu lalu.

“Kalau masih tinggi (angka korona), bisa diperpanjang,” tegasnya.

Per Kamis (14/5), ada lima penambahan pasien korona, sehingga menjadi 55 orang. Untuk itu, Wali Kota yang akrab disapa Hendir tersebut meminta semua pihak disiplin mematuhi aturan dalam PPKM.

BERITA TERKAIT:
PPKM Diperpanjang Hingga 6 September 2021, Sejumlah Wilayah Turun Level
Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Hingga 23 Agustus
Breaking News: Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Hingga 23 Agustus
PPKM Diperpanjang, Bupati Sragen: Mudah-Mudahan Bisa Berhasil
Meski PPKM Diperpanjang, Boyolali Cabut Aturan Minggu di Rumah Saja
Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 9 Agustus Mendatang
PPKM Diperpanjang, Sejumlah Jalan di Sukoharjo Tutup 24 Jam

“Angka ini masih tertinggi di Jawa Tengah. Sehingga ada waktu 13 hari untuk kita lebih mengintensifkan patroli,” tegasnya.

Selain itu, walaupun moda transportasi dibuka, pemudik tetap dilarang masuk Kota Semarang. Sedangkan masyarakat yang memakai transportasi umum wajib menunjukkan surat lolos rapid test korona.

“Orang boleh masuk dengan menunjukkan surat keterangan pernah melakukan rapid test korona dan hasilnya tidak reaktif. Kalau hanya menggunakan surat keterangan sehat di Kota Semarang, tidak diperbolehkan. Selain itu, harus menunjukkan kelengkapan lainnya. seperti izin instansi dan seterusnya,” paparnya.

Hendi pun menerangkan, persoalan ada di pos pantau jalur darat, pemeriksaan yang selektif menimbulkan antrean panjang. Ia pun menuatakan sebelum ada aturan Menteri Perhubungan, ketika ada kendaraan Plat B, misalnya, diinstruksikan putar balik.

“Sekarang perlu upaya lagi yang dilakukan teman-teman di pos perbatasan ini untuk menyeleksi masyarakat yang mencoba masuk ke Kota Semarang. Ini tentu memakan waktu dan usaha yang bisa saja menimbulkan antrean,” tutupnya.

 


tags: #diperpanjang #semarang #hendi #ppkm

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI