Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Foto: Istimewa

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Foto: Istimewa

Pemkot Samarinda Jamin Stok Sembako Cukup untuk Empat Bulan ke Depan

Stok cabai aman, sehingga harga di pasaran dapat ditekan.

Selasa, 19 Mei 2020 | 19:49 WIB - Ekonomi
Penulis: Ririn . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Samarinda – Mendekati Lebaran 2020, beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga akibat daya beli tinggi. Untuk mengataki kelangkaan bahan pokok, Pemkot Samarinda, Senin (18/5) menggelar rapat koordinasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Rapat dilakukan melalui video konferensi bersama Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Hasilnya, Pemkot akan menggelar operasi pasar dalam waktu dekat.

“Saya minta dalam minggu ini dari Disperindag beserta PDPAU bisa berkoordinasi dengan pihak-pihak swasta untuk melakukan operasi pasar murah. Tujuannya untuk membantu daya beli masyarakat dengan harga terjangkau,” ujar Jaang, Selasa (19/5).

Selain itu, Jaang memastikan persediaan bahan pangan di wilayahnya aman sampai empat bulan ke depan dan harganya stabil. Masyarakat pun tidak perlu cemas.

“Saya harap dari tim TPID bisa mengintervensi kepada para pedagang jika harga di pasaran naik. Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada kebutuhan masyarakat. Nanti jangan ada barangnya, tetapi masyarakat tidak bisa membeli karena harganya mahal,” ujarnya.

Untuk cabai, ia mengaku terbantu dengan panen cabai lokal binaan Bank Indonesia dan Kampung KB. Sehingga harganya dapat tertekan.

“Karena masa pandemi Covid-19, di Samarinda akhirnya daya beli masyarakat rendah,” pungkasnya.

 

 

BERITA TERKAIT:
1,6 Juta Orang Lolos Mudik Keluar Jakarta
MTI Adakan Siaran Pers Siang Ini
Harga Daging di Temanggung Turun Usai Lebaran
Selama Lima Tahun, Suhu Udara Saat Lebaran 2020 Paling Baik
10.000 Polisi Sekat Pemudik di Perbatasan Jateng
Usai Lebaran, Ganjar Instruksikan “Rapid Test” Massal
Viral: Tiga Suster Nyanyikan Lagu "Selamat Lebaran", Ganjar pun Ikut Berkomentar


tags: #lebaran #harga #bahan pokok #naik #samarinda

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI