Seorang petugas dari Kecamatan Banyumanik saat menyemprotkan disinfektan di Pasar Rasamala, Jumat (5/6/2020) pagi

Seorang petugas dari Kecamatan Banyumanik saat menyemprotkan disinfektan di Pasar Rasamala, Jumat (5/6/2020) pagi

Satgas Penanganan Korona Banyumanik Semprotkan Disinfektan di Pasar Rasamala

Disinfeksi itu merupakan upaya mencegah penularan virus korona karena beberapa hari yang lalu ada pedagang yang dinyatakan positif terpapar korona.

Jumat, 05 Juni 2020 | 11:18 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Menindaklanjuti adanya pedagang yang dinyatakan positif terpapar korona, Satgas Penanganan Korona Kecamatan Banyumanik, Semarang menyemprotkan cairan disinfektan di pasar Rasamala, pada Jumat (5/6/2020) pagi.

Penyemprotan berlangsung mulai pukul 08.05 WIB itu melibatkan sembilan orang pegawai kecamatan dan sembilan alat semprot portable. 

BERITA TERKAIT:
Truk Tubruk Mobil dan Motor di Banyumanik Semarang, Dua Meninggal Enam Luka-luka
Tiga Orang Terluka Setelah terlibat Kecelakaan di Jalan Tol Manyaran Semarang 
Dua Orang Terluka Setelah terlibat Kecelakaan di Banyumanik Semarang
Usai Terapi di Rumah Gizi Semarang, Putri Kustiah Bisa Berjalan
Terungkap! Ternyata Pria yang Tewas di Hotel Grand Candi Semarang, Akibat Didorong Temannya

Pantauan tim di lapangan, penyemprotan disinfektan diawali di dalam gedung utama pasar yang terdiri dari tiga lantai. Lantai satu dan dua merupakan area perdagangan, sementara lantai ketiga adalah pusat perkantoran pengelola pasar. Usai menyemprot di dalam pasar selama kurang lebih 20 menit, petugas melanjutkan langkah menyemprot disinfektan di halaman depan pasar arah menuju jalan raya dan arah perbatasan dengan permukiman warga Jalan Rasamala Barat. 

Camat Banyumanik, Maryono menyebut disinfeksi itu merupakan upaya mencegah penularan virus korona karena beberapa hari yang lalu ada pedagang yang dinyatakan positif terpapar korona. Selain itu, disinfeksi ini juga agar nantinya ketika pasar dibuka mulai Minggu (7/6/2020) mendatang, pedagang bisa kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa perlu was-was atau cemas. 

"Sehingga harapannya perekonomian warga Kecamatan Banyumanik dan pasar Rasamala ini tetap berjalan dengan baik, tanpa meninggalkan protokol kesehatan," ujar Maryono, kepada KUASAKATACOM, disela-sela peninjauan disinfeksi

Maryono menuturkan penyemprotan disinfektan pasar tersebut telah berlangsung sejak Kamis (4/6/2020) hingga besok Sabtu (6/6/2020).

Lebih jauh, Maryono menyebut beberapa hari lalu memang ada dua orang pedagang yang terindikasi terserang korona. Mereka yang terindikasi itu adalah seorang pasangan suami istri. Ia mengungkapkan kalau dua orang pedagang itu tertular korona bukan dari area pasar Rasamala.

"Sepertinya [dua pedagang] itu tertular korona dari luar wilayah pasar. Hal itu karena usai adanya kabar pedagang positif itu, kami [pihak kecamatan] langsung menggelar rapid test untuk semua pedagang. Hasilnya semua pedagang dinyatakan negatif. Ini kan berarti tandanya ia tertular bukan dari pasar, tapi dari luar wilayah [pasar]," tegasnya. 

Sementara itu Kepala pasar Rasamala, Muhammad Ali Mahfud menghimbau kepada pedagang maupun pengunjung pasar agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah ketika nantinya pasar dibuka kembali pada Minggu mendatang. Protokol kesehatan itu antara lain selalu menggunakan masker dan mencuci tangan baik ketika akan masuk maupun keluar area pasar
 


tags: #banyumanik #rasamala #disinfeksi #disinfektan #pasar

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI