Ilustrasi PLN, Foto: Istimewa

Ilustrasi PLN, Foto: Istimewa

PLN Depok Siapkan 17 Loket Aduan

Pemakaian kwh pada bulan Maret dan April baru ditagihkan ke rekening pelanggan di bulan Juni.

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:30 WIB - Ekonomi
Penulis: Ririn . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Depok – Manajer Unit Layanan Pelanggan PT PLN Depok Tata Sonjaya buka suara terkait aksi protes beberapa warga karena tarif listrik melonjak. Tata menyatakan lonjakan tersebut karena pencatatan rata-rata rekening sebagai basis penagihan pada bulan Mei.

“Angka yang ditagihkan ke pelanggan pada bulan Juni ini sesuai dengan pemakaian yang tercatat pada kwh meter pelanggan,” ungkapnya, Rabu (10/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan pemberlakukan PSBB di wilayah kerja PLN Depok akibat korona membuat pembacaan meter tidak dilakukan pada Maret dan April. Kebijakan ini guna menjaga keselamatan pelanggan dan petugas baca meter. Iutlah mengapa tagihan dinilai melonjak karena ada akumulai pemakaian kwh yang baru ditagih pada rekening Juni 2020.

“Rata-rata pelanggan yang komplain dikarenakan pada bulan Maret, April, dan Mei adanya peningkatan pemakaian kwh yang dikarenakan adanya WFH (work from home), SFH (study from home), dan puasa yang semuanya itu terakumulasi pada bulan Juni,” bebernya.

Kemudian, ia mengaku pihaknya akan berlaku adil dan transparan terkait kondisi yang dikeluhkan pelanggan saat ini. Untuk itu, pihaknya membuka 17 loket pengaduan yang dapat melayani 300 pelanggan per harinya.

“Pelanggan yang datang ke ULP Depok kota sebagian besar meminta penjelasan alasan kenaikan,” tukasnya.

Ia menambahkan, sejak periode Mei, PLN ULP Depok sudah membuka posko informasi tagihan listrik di kantor layanan PLN ULP Depok Kota, Jalan Raya Sentosa Nomor 4, Kecamatan Sukmajaya, dan Depok.

BERITA TERKAIT:
Mantan Tim Sukses Jokowi Ditunjuk Erick Thohir Sebagai Komisaris PLN
Sejumlah Desa di Pati, Jepara, dan Rembang Kena Pemadaman Listrik Hari Ini
Seorang Pria Asal Klaten Tewas Tersengat Listrik, Ini Kronologinya!
PLN Padamkan Listrik Desa Jepara, Rembang, Pati, dan Kudus Hari Ini
Bikin Syok! Tagihan Listrik Rp 19 Juta Setelah Dihitung Ulang Jadi Rp 1 Juta


tags: #pln #depok #listrik #tagihan #loket

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI