Dokter Top Bayern Munich Tinggalkan Klub

Dokter Hans-Wilhelm Mueller-Wohlfahrt, sudah mengabdi lebih dari 40 tahun

Sabtu, 13 Juni 2020 | 21:25 WIB - Olahraga
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Muenchen - Sosok papan atas dalam dunia medis olahraga, dokter Hans-Wilhelm Mueller-Wohlfahrt, meninggalkan klub tempatnya mengabdi selama bertahun-tahun, Bayern Munich.

Hal itu diumumkan melalui laman resmi klub Bayern Munich.

Mueller-Wohlfahrt telah bekerja selama lebih dari 40 tahun di Bayern, Mueller-Wohlfahrt merupakan spesialis pengobatan olahraga dan ortopedi. Meski sempat hengkang sebentar saat berselisih dengan mantan pelatih Pep Guardiola.

Pria 77 tahun itu mendapat pujian sebagai jenius di bidang olahraga oleh banyak pihak, meski banyak juga pihak yang meragukan teknik-teknik perawatannya. Mueller-Wohlfahrt membangun reputasi dengan bekerja bersama sejumlah bintang Bayern, seperti Franz Beckenbauer, pada 1970-an.

Selain merawat sejumlah pemain papan atas Jerman dalam beberapa dekade terakhir, Dia juga menjadi dokter timnas antara 1995 sampai 2018.

Pasiennya tidak hanya terbatas dari cabang sepak bola saja. Nama-nama populer dari cabang olahraga lain seperti Usain Bolt, Paula Radcliffe, dan Maurice Greene merupakan sebagian atlet non sepak bola yang sempat dilanda cedera parah dan kemudian berhasil pulih di bawah perawatan Mueller-Wohlfahrt.

"Hal yang membuat saya sangat kagum adalah ia mampu melakukan diagnosa yang tepat pada pemeriksaan yang awal tanpa memerlukan pemindaian atau x-ray," ucap pelatih timnas Jerman Joachim Loew seperti dikutip AFP.

"Ia melakukannya dengan tangannya, yang pasti ada semacam sihir di sana, serta dengan pengalaman dan institusinya," tambahnya.

Mueller-Wohlfahrt menyebut teknik-tekniknya lebih berdasarkan pengalaman ketimbang "sihir."

"Saya "melihat" dengan jari-jari saya, saya dapat katakan apakah suatu otot cedera hanya dengan menekannya," tulis sang dokter melalui otobiografinya.

"Saya telah mendiagnosa 35.000 cedera otot sepanjang hidup saya dan mendapat kemampuan ini melalui latihan sehari-hari, seperti seorang pemain piano atau pemain biola."

Metode perawatan yang dilakukan oleh Mueller-Wohlfahrt merupakan metode yang tidak biasa. 

Dia kerap menggunakan actovegin, yakni asam amino yang didapat dari darah sapi muda, untuk kemudian disuntikkan ke tendon-tendon yang cedera. Hal itu membuat ia kerap dituding melakukan semacam perdukunan oleh para dokter yang lebih senior.

Tidak ada satupun pekerjaan Mueller-Wohlfahrt yang pernah dianalisa oleh dokter-dokter lain, selain itu ia pun sama sekali tidak pernah mempublikasikan cara kerja menggunakan actovegin.

Mueller-Wohlfahrt mengakui dirinya merupakan "dokter empiris," yang tidak mendasarkan diri pada riset medis, namun pada masukan dari para pasiennya.

Mueller-Wohlfahrt dalam pernyataannya pada Jumat, berkata, "Melihat kembali 40 tahun perjalanan saya di FC Bayern, saya gembira dan sangat puas."

"Pengalaman-pengalaman yang kami lakukan di sini, kesuksesan yang kami rayakan bersama-sama, dan yang paling penting adalah orang-orang yang saya temui di klub, telah membentuk hidup saya secara permanen. Saya mendoakan yang terbaik untuk masa depan FC Bayern."
 

BERITA TERKAIT:
IDI Jateng Selenggarakan PIT
Gubernur Jateng Lepas Puluhan Dokter Peserta Ajang Tour de Borobudur
IDI Kota Semarang Desak Pemerintah Segera Tindaklanjuti Usulan Tes Kesehatan
Lagi-Lagi, Dokter di Semarang Meninggal Dunia Terpapar Corona
Lagi-Lagi, Dokter di Semarang Meninggal Dunia karena Corona
Empat Dokter di Semarang Raya Meninggal Dunia Terpapar Corona
IDI Semarang Minta Pemerintah Beri Jaminan Keselamatan Nakes


tags: #dokter #bayer munich

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI