Ilustrasi

Ilustrasi

Sudah Sepekan Tidak Ada Kasus Positif Korona Baru di Wonogiri

WFH di Wonogiri tidak diperpanjang

Sabtu, 13 Juni 2020 | 17:15 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Wonogiri - Selama sepekan ini, kasus Covid-19 di Wonogiri'>Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah,tidak mengalami penambahan. Hingga Jumat (12/6/2020) pukul 21.00 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 tetap 12 orang. 

Dari total 12 kasus positif Covid-19 Wonogiri itu, tinggal satu orang yang positif dan kini menjalani karantina khusus. Untuk 10 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh dan satu meninggal.

BERITA TERKAIT:
Tracing Anggota Keluarga Polisi di Rembang Hasilnya Negatif
17 Vaksin Korona Sudah Masuk Uji Klinis
Kamis Lusa, Dinkes Banyumas Tes Swab Massal
dr Sudarsono: Ibu Risma itu Sangat Istimewa
Semarang dan Demak Masuk Zona Merah

Hal yang sama juga terjadi pada kategori pasien dalam pengawasan atau PDP. Total PDP ada 63 orang. Adapun perinciannya, satu masih dirawat di rumah sakit, 57 sudah sembuh, dan lima meninggal dunia.

Namun situasi berbeda justru terjadi pada kategori orang dalam pemantauan atau ODP yang mengalami penambahan dua orang, jadi total 844 orang. Dengan perincian sebagai berikut, 30 sedang dipantau dan 814 telah selesai menjalani pemantauan.

Tidak bertambahnya kasus positif Covid-19 itu, membuat Pemkab Wonogiri meniadakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi seluruh pegawai. Para pegawai diminta mulai bekerja di kantor seperti biasa sejak 5 Juni 2020 lalu, tapi ada beberapa ASN yang boleh bekerja di rumah.

Pemkab Wonogiri diketahui telah menerapkan WFH sejak pertengahan Maret 2020 lalu. Kebijakan itu diperpanjang hingga empat kali. Pada perpanjangan terakhir menyebut KDR dijalankan hingga 4 Juni.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Haryono, kebijakan WFH tidak diperpanjang. Kebijakan itu diambil sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) No. 58/2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Tatanan Normal Baru.

Dalam SE tersebut menyerahkan kebijakan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yakni kepala daerah. Pada konteks itu Bupati, Joko Sutopo, membuat kebijakan seluruh pegawai bekerja di kantor.

***

tags: #korona #wfh #kabupaten wonogiri #wonogiri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI