AS Resmi Kirim Surat ke PBB, Mundur dari WHO
Kebijakan tersebut menuai banyak kritik.
Rabu, 08 Juli 2020 | 10:10 WIB - Internasional
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Washington D.C - Amerika Serikat (AS) secara resmi mengirimkan surat ke PBB, untuk keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 'Penarikan diri' dari WHO tersebut berlaku mulai Juli.
Sejumlah anggota parlemen bipartisan, asosiasi medis, organisasi advokasi, dan sekutu di luar negeri melakukan kritik terhadap pemerintahan Trum terkait kebijakan itu.
BERITA TERKAIT:
Imbas Tarif Impor AS Picu Efek Domino Ekonomi Global, Indonesia Harus Waspada dan Adaptif
Menlu AS Marco Rubio Bahas Tarif dan Terorisme dengan Pakistan dan India
Gedung Putih Bela Pengecualian Rusia dari Kebijakan Tarif Baru Trump
Greenland Mengecam Rencana Kunjungan Delegasi AS yang Dianggap Provokatif
Seorang Tentara Tembak Kepalanya Sendiri Sebelum Cybertruck Meledak di Luar Hotel Trump di Las Vegas
Dalam Twitternya, Selasa (7/7/2020) kemarin, Senator Robert Menendez dari Komite Hubungan Luar Negeri Senat mencuit pernyataan memberi tahu bahwa kongres telah menerima surat resmi ajuan AS menarik diri dari WHO.
"Kongres menerima pemberitahuan bahwa POTUS (President of the Unites States) secara resmi menarik AS dari WHO di tengah-tengah pandemi. Untuk memanggil tanggapan Trump terhadap COVID yang kacau dan tidak koheren, tidak melakukannya dengan adil. Ini tidak akan melindungi kehidupan atau kepentingan Amerika, itu membuat orang Amerika sakit, dan Amerika sendirian," tulisnya.
Menurut Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, dirinya telah menerima pemberitahuan itu dan sedang dalam proses verifikasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia apakah semua syarat untuk penarikan seperti itu dipenuhi. Ketentuan tersebut termasuk memberikan pemberitahuan satu tahun dan sepenuhnya memenuhi pembayaran kewajiban keuangan.
Sebuah sumber yang menjelaskan soal korespondensi kepada CNN International, mengatakan surat yang ditujukan kepada PBB itu sangat singkat, hanya sekitar tiga kalimat, Namun, sumber tersebut juga memperingatkan bahwa mereka tidak dapat mengkonfirmasi terkait versi final surat itu.
Presiden Trump, seperti yang iikutip dari The Global News, telah mengancam untuk melakukan pembekuan sementara pendanaan AS untuk WHO secara permanen pada bulan Mei kecuali 'perbaikan substantif' dibuat untuk organisasi internasional. Kala itu Trump juga mengatakan akan mempertimbangkan kembali keanggotaan Amerika di WHO bersama-sama.
***Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Nawal Yasin Targetkan Jateng Miliki 8.563 Perpustakaan Desa/ Kelurahan
11 Februari 2026
Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Layanan dan Kompetensi Paralegal
11 Februari 2026
Hotel Ciputra Semarang Meriahkan Ramadan dengan Promo Buka Puasa dan Hampers Special
11 Februari 2026
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang
10 Februari 2026
Ikutkan Karyawan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sumarno Apresiasi 53 Perusahaan di Jateng
10 Februari 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik
10 Februari 2026
Perkuat Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Lokakarya
10 Februari 2026
Lapas Brebes Berikan Piagam Penghargaan Pegawai Bulan Januari
10 Februari 2026
Kemenkum Jateng dan Pemkab Semarang Evaluasi Peacemaker Justice Award 2025
10 Februari 2026

