Seorang guru (berjilbab biru) saat memberikan pelajaran di rumah siswanya, belum lama ini

Seorang guru (berjilbab biru) saat memberikan pelajaran di rumah siswanya, belum lama ini

Susah Sinyal dan Siswa Tak Punya Handphone, Guru di Tegal Datangi Rumah Siswanya

Kepala SDN Wotgalih 03, Endang Purwati menuturkan bahwa penyebab daerah siswanya tidak bisa dijangkau internet lantaran daerahnya terpencil atau jauh dari pusat keramaian. Untuk menuju ke sekolah pun, aksesnya sulit. 

Sabtu, 25 Juli 2020 | 14:03 WIB - Didaktika
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Tegal - Hampir seluruh siswa SD Negeri Wotgalih 03, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal  tidak bisa mengikuti pembelajaran secara daring karena berbagai alasan. Selain minimnya sinyal, beberapa siswa juga tidak memiliki handphone.

Akhirnya guru di sekolah tersebut mendatangi rumah-rumah siswanya untuk memberikan pelajaran secara tatap muka. 

Kepala SDN Wotgalih 03, Endang Purwati menuturkan bahwa penyebab daerah siswanya tidak bisa dijangkau internet lantaran daerahnya terpencil atau jauh dari pusat keramaian. Untuk menuju ke sekolah pun, aksesnya sulit. 

"Ketika siswa hendak berangkat, harus melewati hutan dan menyebrangi sungai tanpa jembatan. Sungainya lumayan besar hanya bisa dilewati ketika airnya surut," kata Endang, beberapa waktu lalu.

Hal itu diperparah bila banjir, akses menuju ke sekolah tersebut terputus.

Mayoritas pekerjaan penduduk setempat pun sebagai petani. Beberapa warga ada yang merantau ke luar kota. 

"Ketika guru mendatangi rumah siswa, kondisi rumahnya sepi. Mereka kerap diajak orang tuanya untuk pergi ke sawah dan kebun," sambungnya.

Meski jarang bertemu dengan siswa, namun para guru rutin datang ke rumahnya. Mereka selalu mengecek dan tetap berusaha memberikan pelajaran dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Endang menuturkan semula saat pemerintah memberikan instruksi kepada seluruh sekolah agar melaksanakan daring, pihaknya tetap mengindahkan. Namun, berjalannya waktu, siswa mengalami banyak kendala.

 "Di daerah sini susah sinyal. Bahkan, beberapa siswa juga ada yang tidak memiliki handphone,"bebernya.

Meski begitu, Endang menegaskan kalau para guru tetap bersemangat dan tidak pernah putus asa. 

BERITA TERKAIT:
Nurma, Antara Kegembiraan, Guru, dan Cermin Diri
Rencana PTM di Kota Semarang, Guru dan Siswa akan Jalani Tes Kesehatan Dulu
Promo Gratis Masuk Lawang Sewu dan Museum Ambarawa Banyak Diminati Nakes serta Guru
Puan: Perjuangkan Kesejahteraan Guru, Khususnya Honorer
Guru di Kota Semarang Diimbau Tak Ragu Gunakan Dana Bos di Masa Pandemi 
Hari Pahlawan, Guru dan Nakes Dapat Promo Gratis Wisata di Lawang Sewu dan Musem Kereta
Ganjar: Guru di Purwokerto Tertular Corona karena Kondangan


tags: #guru #siswa #daring #handphone #sinyal

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI