Bupati Klaten Sri Mulyani menyemprot disinfektan di Alun-Alun Klaten. Foto: Istimewa

Bupati Klaten Sri Mulyani menyemprot disinfektan di Alun-Alun Klaten. Foto: Istimewa

Alhamdulillah! Zona Covid-19 di Klaten Turun ke Oranye

Menurunnya zona risiko Covid-19 di Klaten berdasarkan hasil penilaian mingguan.

Selasa, 28 Juli 2020 | 05:34 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Klaten - Dari zona merah, kini status zona risiko penularan Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menurun menjadi oranye yang artinya Kabupaten Klaten berisiko sedang soal persebaran virus corona.

Mengingat pekan lalu, zona risiko Klaten berwarna merah dengan angka reproduksi efektif  (Rt) Covid-19 di Klaten 1,2. Artinya, satu pasien Covid-19 bisa menularkan ke satu hingga dua orang lainnya.

Koordinator Pusdalops Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan menurunnya zona risiko Covid-19 itu berdasarkan hasil penilaian mingguan.

"Hasil penilaian terakhir zona di Klaten menurun menjadi oranye. Memang ada penambahan kasus tetapi tidak setinggi pekan sebelumnya," tutur Ronny saat ditemui wartawan di Pendopo Pemkab Klaten, Senin (27/7/2020).

Warna zona risiko penularan Covid-19 di Klaten selama ini fluktuatif. Hal tersebut lantaran penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif di Klaten setiap pekan juga masih naik-turun.

Oleh sebab itu, warga diimbau agar tetap waspada terhadap persebaran Covid-19 meski saat ini warna zona risiko Covid-19 di Klaten turun menjadi oranye. Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 mutlak dipatuhi.

Sementara ini, jumlah total pasien terkonfirmasi positif di Klaten yang menjalani perawatan sebanyak 56 orang. Data tersebut, berdasarkan data yang dihimpun hingga Senin siang sekitar pukul 13.00 WIB.

56 orang tersebut berasal dari 14 kecamatan dari total 26 kecamatan yang ada di Klaten. Salah satu kecamatan yang terdapat warga terkonfirmasi positif yakni Prambanan dengan lima orang terkonfirmasi positif.

Sementara itu, Camat Prambanan, Suhardi, menjelaskan sebanyak lima pasien terkonfirmasi positif asal Prambanan hingga Senin siang dilaporkan masih menjalani isolasi di rumah sakit. Sedangkan sejumlah warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah lantaran menunggu hasil tes swab.

"Dari satu kasus di salah satu desa, ada 12 orang yang menjalani tes swab dan hasilnya hingga siang ini belum keluar. Alhamdulillah semuanya patuh menjalani isolasi mandiri dengan tetap dipantau dari gugus tugas tingkat desa dan RW," pungkas Suhardi.


tags: #covid-19 #zona merah #klaten #zona oranye

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI