Bupati Klaten, Sri Mulyani, menaburkan bunga di makam Kiai Melati, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah yang diyakini sebagai cikal bakal Klaten. Ziarah ke makam tersebut dilakukan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-216 Kabupaten Klaten, Selasa (28/7/2020). Foto: Istimewa.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, menaburkan bunga di makam Kiai Melati, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah yang diyakini sebagai cikal bakal Klaten. Ziarah ke makam tersebut dilakukan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-216 Kabupaten Klaten, Selasa (28/7/2020). Foto: Istimewa.

25 Tahun Puasa Gelar Adipura, Bupati Sri Mulyani Yakin Klaten Bakal Raih Penghargaan Itu Tahun Ini

Bupati Sri Mulyani mengaku sudah mendapatkan bocoran Klaten bakal mendapatkan Adipura.

Rabu, 29 Juli 2020 | 10:46 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Klaten -  Setelah 25 tahun puasa gelar penghargaan Adipura, Bupati Klaten, Sri Mulyani, optimistis Kabupaten Bersinar bisa meraih penghargaan itu.
Penghargaan atas kebersihan serta pengelolaan lingkungan itu diharapkan menjadi hadiah pada hari jadi ke-216 Kabupaten Klaten.

Bupati Sri Mulyani menyampaikan kabar baik tersebut seusai peringatan hari jadi Klaten di Pendapa Pemkab Klaten, Selasa (28/7/2020). Meski mengaku sudah mendapatkan bocoran Klaten bakal mendapatkan Adipura. Orang nomor satu di Klaten itu masih menunggu pengumuman penghargaan Adipura tersebut.

Klaten meraih piala Adipura trakhirnya pada 1997 silam. “Harapan besar kami Klaten mendapatkan Adipura setelah lepas hampir 25 tahun tak mendapatkan. Semoga ini menjadi hadiah pada hari jadi dan HUT RI,” harap Mulyani.

Selain itu, Sri Mulyani juga sampaikan perbaikan jalan yang batal dilaksanakan tahun ini. Pembatalan tersebut, lantaran anggaran terdampak refocussing anggaran untuk penanganan dampak pandemi Covid-19.

“Kami optimitistis pembangunan bisa dilanjutkan 2021 nanti. Kesehatan dan keselamatan warga yang saat ini kami prioritaskan. Saya sudah berulang kali menyosialisasikan ke warga untuk bersabar dulu apabila ada jalan yang sedikit rusak atau karena ada pembangunan yang tertunda karena semua terdampak Covid-19,” ujar Mulyani.

Peringatan hari jadi Klaten digelar secara streaming dengan upacara berkonsep budaya Jawa di halaman Pendapa Pemkab Klaten dengan jumlah peserta terbatas diantaranya pejabat pemerintah di tingkat kecamatan.

Setelah melakukan upacara, dilanjutkan ziarah ke makam Kiai Melati (diyakini sebagai cikal bakal Klaten) di Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah.

Selanjutnya, ziarah makam Bupati Klaten pertama dan kedua di Dukuh Kradenan, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes dilanjutkan ziarah makam Bupati Klaten ketiga di Desa Semangkak,Kecamatan Klaten Tengah.

Saat upacara di Pendapa, Bupati menyampaikan sambutan dengan pidato berbahasa Jawa. “Pada Selasa, saya dan saudara semua bisa berkumpul menjadi satu untuk menggelar upacara peringatan berdirinya Kabupaten Klaten ke-216 meskipun dengan suasana yang sederhana,” tandas Mulyani.


tags: #bupati #klaten #penghargaan adipura

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI