Siswa yang menerima bantuan Hp dari Gusdurian Peduli, Foto: KUASAKATACOM

Siswa yang menerima bantuan Hp dari Gusdurian Peduli, Foto: KUASAKATACOM

Gusdurian Peduli Beri Hp untuk Pembelajaran Daring Anak-Anak Kurang Mampu

Gusdurian Peduli telah membagikan Hp ke empat wilayah, yakni Malang, Surabaya, Gorontalo, dan Karawang.

Kamis, 30 Juli 2020 | 13:08 WIB - Ekonomi
Penulis: - . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Yogyakarta - Akibat pandemi corona, para siswa menjalani pembelajaran secara daring. Sayangnya, tidak setiap siswa memiliki handphone (Hp) yang digunakan sebagai pendukung adanya pembelajaran daring. Menyikapi hal ini, Gusdurian Peduli mengadakan pembagian Hp bagi siswa kurang mampu.

“Teman-teman di komunitas Gusdurian Peduli menangkap adanya keluhan dari orang tua siswa bahwa anak-anak mereka tidak bisa mengikuti pembelajaran karena tidak punya Hp. Oleh karena itu muncul gagasan Yuk Kumpulkan Hp. Awalnya hanya Hp bekas, namun pada praktiknya banyak yang menyumbang Hp baru. Alhamdulillah tingkat kepercayaan orang dan antusiasme untuk membantu itu juga menggembirakan,” ujar A’ak Abdul Al-Kudus, Kordinator Gusdurian Peduli, Kamis (30/7).

Gerakan pembagian Hp yang dimulai sejak awal Juli 2020 ini, lanjut A’ak, merupakan gerakan spontanitas tanpa melalui rapat. Pihaknya telah menyalurkan Hp di empat wilayah, yakni Surabaya, Malang, Karawang, dan Gorontalo.

Melihat Gerakan teman-teman dan antusiasme masyarakat yang membantu serta banyaknya siswa yang butuh, kata dia, pihaknya memutuskan menggalang donasi melalui kitabisa.com pada Sabtu (25/7). Sebelumnya, penggalangan hanya lewat relasi pertemanan.

“Penyalurannya melalui seleksi, untuk orang-orang yang berhak menerima bantuan, dan tentu dari kalangan tidak mampu. Dari teman-teman di komunitas Gusdurian tiap daerah melihat tetangga dekatnya atau orang-orang sekitar yang membutuhkan, maka mereka bantu,” tukasnya.

Lebih lanjut, ia mengaku belum berani menawarkan secara terbuka karena khawatir tidak dapat memenuhi permintaan dan timbul kecemburuan sosial.

“Kita juga tidak tahu seberapa banyak orang yang berdonasi. Jumlah Hp yang dibutuhkan juga banyak dan harganya juga mahal, paling tidak sekitar 1,5 juta rupiah. Makanya sementara bantu yang ada di sekitar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ainur Rahmawati, salah satu siswa penerima bantuan Hp di Surabaya merasa sangat senang karena bisa mengikuti pembelajaran daring.

*Penulis adalah Lala, reporter magang KUASAKATACOM

BERITA TERKAIT:
Gubernur Jateng Minta Pemerintah Daerah Tak Perlu Khawatir bila Kasus Corona Meningkat
Yulianto Benarkan Kasus Positif Corona di Jateng Meningkat karena Libur Panjang
Yulianto: Ada Perbedaan Data Pemprov Jateng dan Pusat soal Kasus Corona Aktif
Ganjar Bantah Angka Corona di Jateng Tertinggi Tingkat Nasional
Gegara Liburan, Kasus Corona di Kota Semarang Meningkat


tags: #corona #pembelajaran daring #gusdurian peduli #hp

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI