Petugas menunjukkan barang bukti yang didapat dari pelaku pembuat brownis ganja di Jepara, Foto: Istimewa

Petugas menunjukkan barang bukti yang didapat dari pelaku pembuat brownis ganja di Jepara, Foto: Istimewa

Jual Brownis dan Kukis Ganja, Seorang Pemuda di Jepara Ditangkap Polisi

Pelaku telah membuat lima paket brownis dan kukis ganja.

Kamis, 30 Juli 2020 | 15:42 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang – Tim Gabungan yang terdiri atas Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng, Polres Jepara, dan Kantor Bea Cukai Kudus mengungkap kasus narkotika. Seorang pemuda asal Demaan Jepara ditangkap karena menjual brownis ganja. Kasus ini digelar di MaPolres Jepara, Kamis (30/7).

Kepala BNN Kateng Brigjend Pol Benny Gunawan didampingi KaPolres Jepara AKP Nugroho Trinuryanto, Bupati Jepara Dian Kristiandi, dan Kepala Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo menggelar konferensi pers.

Kepala BNNP Jateng Brigjend Pol Benny Gunawan menyatakan pelaku, FES (24) mencampurkan ganja pada brownis dan kukis. Brownis dan kukis ini dipasarkan lewat Instagram dan salah satu market place online. Bisnis ini telah dilakukan selama empat bulan.

Kasus ini terbongkar usai Bea Cukai Kudus mengendus pengiriman ganja dari Makasar. Pengiriman paket ini tetap dikirim dengan pengawasan ketat dari petugas gabungan. Pada Senin (27/7), FES mengambil paket ganja seberat 6,1 gram di Jepara. Petugas kemudian menangkapnya dan melakukan pengembangan.

“Jumlah barangnya memang sedikit, namun kami mendapati satu modus dalam peredaran narkotika jenis ganja. Tersangka menggunakannya sebagai campuran membuat roti, kemudian dijual,” ungkapnya.

Sementara itu, KaPolres Jepara AKBP Nugroho Trinuryanto mengatakan brownis ganja ini diketahui usai tim gabungan menggeledah rumah tersangka. Pihaknya menemukan dua paket terbungkus alumunium foil yang mencurigakan.

Masing-masing paket, kata dia, berisi enam potongan. Dari pengembangan yang dilakukan, diketahui jika brownis yang tebungkus alumunium foil tersebut telah dicampur ganja.

“Dari pengakuan tersangka, sudah laku ke beberapa orang dalam empat bulan terakhir,” ujarnya.

 FES pun mengaku ke media telah lima kali membuat paket brownis dan kukis ini. Satu paket berisi enam potongan kue. Ia membuatnya sesuai pesanan.

“Brownis dan kukis saya buat setelah melihat caranya di YouTube,” ucapnya.

Atas perbuatannya, FES ditahan di MaPolres Jepara sejak ditangkap, Senin (27/7). Ia terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara.


tags: #polres jepara #bnnp jateng #brownis ganja

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI