Kepala BNNP Jateng Brigjend Pol Benny Gunawan, Foto: Istimewa

Kepala BNNP Jateng Brigjend Pol Benny Gunawan, Foto: Istimewa

BNN Sebut Jepara Episentrum Peredaran Narkoba di Jateng

BNNP Jateng meminta Pemkab kembali menindaklanjuti rintisan pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Jepara.

Jumat, 31 Juli 2020 | 12:32 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jepara – Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng menyebut Jepara telah menjadi episentrum peredaran narkotika di Jawa Tengah.

“Banyak narkoba masuk ke Jepara yang kemudian disebar ke beberapa kota. Di antaranya ke Jakarta, Surabaya, Solo, dan kota-kota sepanjang Pantura Jateng,” ungkap Kepala BNNP Jateng Brigjend Pol Benny Gunawan, Jumat (31/7).

Hal ini, kata dia, terindikasi dari sejumlah kasus yang telah berhasil dibongkar. Di tahun 2020, ada 10 tersangka kasus narkoba.

“Jadi memang seperti itulah kenyataannya. Kami sudah sampaikan hal ini kepada Bupati Jepara. Masalah narkoba membutuhkan sinergitas dari banyak pihak untuk bisa mengatasinya. Kasus terbaru merupakan modus baru yang perlu mendapatkan perhatian,” imbuhnya.

Ia menilai modus terbaru yang muncul di Jepara, dengan menggunakan ganja sebagai bagian dari brownis yang dijual, lebih berbahaya. Bahkan dua kali lipat dibandingkan dengan ganja yang dikonsumsi secara konvensional.

Ia berharap Pemkab Jepara dapat memberikan perhatian lebih terhadap hal ini. Selain itu, ia meminta Pemkab kembali menindaklanjuti rintisan pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Jepara.

“Kami sudah bicara dengan Bapak Bupati mengenai pendirian BNKK Jepara. Kami kira sudah waktunya lembaga ini direalisasikan,” pungkasnya.


tags: #narkoba #jepara #bnn #episentrum

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI