Herman Cain Politikus AS Anti Penggunaan Masker, Meninggal Terinfeksi Corona

Cain muncul tanpa menggunakan masker. Sama seperti Trump, Cain juga salah satu tokoh yang tegas menolak penggunaan masker.

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 20:30 WIB - Internasional
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, New York - Salah seorang politikus dari Partai Republik, Herman Cain, meninggal dunia politikus akibat komplikasi dari virus corona (Covid-19). Cain meninggal di usia 74 tahun 

Pengumuman meninggalnya Cain, seperti dilansir Associated Press, Sabtu (1/8/2020), disampaikan lewat akun Twitter dan situsnya. Sebelum meninggal Cain sempat dirawat selama beberapa minggu, Cain meninggal pada Kamis (30/7) waktu setempat.

Belum diketahui secara pasti kapan dan di mana Cain terinfeksi Covid-19. Namun Cain dirawat di rumah sakit kurang dari dua minggu setelah menghadiri kampanye kandidat calon presiden petahana AS, Donald Trump, di Oklahoma pada 20 Juni lalu. 

Cain sendiri merupakan ketua bersama Black Voices for Trump

Pada acara tersebut, Cain muncul tanpa menggunakan masker. Sama seperti Trump, Cain juga salah satu tokoh yang tegas menolak penggunaan masker.

Cain dalam sebuah foto yang diambil pada rapat umum terlihat tidak memakai masker, duduk dekat dengan orang lain yang juga tidak mengenakan masker. Sebuah pernyataan di akun Twitter-nya mengatakan dia dites positif Covid-19 pada 29 Juni dan dirawat di rumah sakit 1 Juli karena gejalanya serius.

"Kami tahu ketika ia pertama kali dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 bahwa ini akan menjadi pertarungan yang sulit," ungkap Calabrese di situs webnya.

Atas meninggalnya Cain, Trump menyampaikan belasungkawa dalam cuitannya pada Kamis (30/7). 

Trump mengaku telah berbicara melalui telepon kepada keluarga Cain. Saat memulai konferensi pers di Gedung Putih, Trump pun bicara soal kematian Cain.

"Dia adalah orang yang sangat istimewa ... dan sayangnya dia meninggal karena sesuatu yang disebut virus China," ucap Trump.

"Kami mengirimkan doa kepada istri Herman, Gloria ... Dan saya harus mengatakan, Amerika berduka atas 150.000 orang Amerika yang nyawanya diambil oleh musuh yang mengerikan dan tak terlihat ini," lanjutnya.

Hermain Cain tercatat pernah menjadi kandidat calon Presiden Amerika Serikat (AS). 


tags: #corona #amerika serikat #covid-19 #trump #donald trump

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI