Covid-19 Diprediksi Jadi Wabah Berdampak Lama di Masa Mendatang

Banyak negara yang yakin bahwa mereka yang telah melewati masa tersulit, kini sedang bergulat dengan wabah baru.

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 18:25 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, New York - Diprediksi wabah global penyakit virus corona atau Covid-19 akan menjadi jenis bencana yang bakal berdampak lama pada masa mendatang. Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Jumat (31/7).

"Pandemi ini merupakan krisis kesehatan sekali dalam seabad, yang dampaknya bakal terasa hingga puluhan tahun ke depan," ucap Tedros saat pertemuan komite darurat WHO, menurut pernyataan yang dirilis oleh badan tersebut.

17 juta orang tercatat telah terjangkiti pandemi ini dan menelan lebih dari 670.000 korban jiwa sejak kemunculannya pertama kali dilaporkan di Kota Wuhan, China.

Beberapa pekan terakhir Amerika Serikat, Brazil, Meksiko serta Inggris sangat terguncang akibat penyakit Covid-19, saat pemerintahan mereka berjuang untuk mendapatkan cara penanganan yang efektif.

Tidak hanya itu beberapa negara mengalami kondisi ekonomi babak belur akibat pembatasan Covid-19, yang diterapkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, dan banyak wilayah yang mengkhawatirkan gelombang kedua kemunculan virus corona.

Sementara itu, sekitar lebih dari 150 perusahaan farmasi berlomba-lomba membuat vaksin. Menurut WHO pekan lalu, penggunaan pertama vaksin tidak dapat diprediksikan hingga awal 2021.

Meski pengetahuan tentang virus baru meningkat, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab dan populasi masih rentan, lanjut Tedros.

"Hasil awal dari riset serologi (antibodi) menunjukkan gambar yang konsisten: sebagian besar orang di dunia masih rentan terhadap virus ini, bahkan di daerah yang pernah menjadi wabah parah sekali pun," katanya.

"Banyak negara yang yakin bahwa mereka yang telah melewati masa tersulit, kini sedang bergulat dengan wabah baru. Sejumlah negara yang tidak begitu berdampak, kini menyaksikan lonjakan kasus maupun kematian," tutupnya.


tags: #corona #covid-19 #who

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI