Masuk Musim Kemarau, Petani Diminta Tanam Palawija

Petani diminta untuk memastikan kecukupan air apabila ingin tetap menanam padi saat musim kemarau.

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 16:30 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Banyumas - Memasuki musim kemarau ini, para petani diingatkan Pakar pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Prof Loekas Soesanto untuk menanam palawija. Karena palawija merupakan solusi terbaik saat musim kemarau guna mencegah gagal panen.  

"Solusi terbaik saat musim kemarau dan ketersediaan air irigasi mulai berkurang adalah melakukan rotasi tanaman padi dengan palawija," ucapnya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, Sabtu (1/8/2020).

Prof Loekas menambahkan petani yang masih ingin menanam padi karena merasa ketersediaan air irigasi di wilayahnya masih banyak, maka bisa saja dilanjutkan. "Menurut saya, itu sangat tergantung dari ketersediaan air irigasi, jika ketersediannya masih ada, bisa lanjut, tetapi yang terbaik adalah rotasi dengan palawija," katanya.

palawija, kata Prof Loekas merupakan jenis tanaman yang hemat air, sehingga tidak memerlukan air irigasi yang melimpah. "Karena itu, palawija merupakan bagian penting dalam rotasi tanaman saat kemarau, contohnya adalah kacang hijau, kedelai, jagung, dan lain sebagainya," imbuhnya.

Kacang hijau, lanjutnya merupakan salah satu tanaman yang sangat hemat air sehingga cocok menjadi tanaman alternatif pada musim kering. "Kacang hijau bisa menjadi salah satu pilihan karena masa tanam yang relatif pendek dan dapat cepat dipanen meskipun curah hujan sudah sangat menurun," katanya.

Sementara menurut akademisi Unsoed Asna Mustofa, petani diminta untuk memastikan kecukupan air apabila ingin tetap menanam padi saat musim kemarau. "Apabila petani menanam padi saat kemarau, maka akan memiliki kemungkinan terjadinya puso atau gagal panen, karena itu harus benar-benar memastikan kecukupan air," katanya.

Area sawah tadah hujan yang lokasinya berdekatan dengan hutan, kata Dosen Fakultas Pertanian Unsoed tersebut memiliki kemungkinan memiliki ketersediaan air yang cukup.

"Kalau kondisi hutannya masih bagus kemungkinan air masih cukup, artinya kalau daerah aliran sungainya sehat, air sungai pada musim kemarau masih tersedia untuk budi daya padi," ucapnya.


tags: #petani #musim kemarau #palawija

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI