Ilustrasi

Ilustrasi

Ojol di Banyumas Dilibatkan dalam Pendistribusian Daging Hewan Qurban

Semua itu dilakukan anggota Kocak, secara sukarela didasari rasa kemanusiaan dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 17:10 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Banyumas - Di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, puluhan pengemudi ojek daring yang tergabung dalam Komunitas Ojek "Online" Cinta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kocak) terlibat aktif membantu pendistribusian daging kurban .

"Anggota Kocak yang terlibat dalam pendistribusian daging kurban hari ini kurang lebih 23 orang," ucap Koordinator Kocak Budi Komeng di Purwokerto, Sabtu (1/8/2020).

Puluhan anggota Kocak tersebut, lanjutnya membantu pendistribusian daging kurban dari 8 masjid di Purwokerto, salah satunya Masjid Bhayangkara.

Kendati demikian, Pendistribusian daging oleh anggota Kocak, katanya, hanya dilakukan untuk calon penerima yang alamat rumahnya cukup jauh dari masjid, sedangkan distribusi untuk warga sekitar dilakukan oleh panitia kurban.

"Seperti yang kami lakukan hari ini, mengantarkan daging kurban untuk para ustadz/ustadzah yang biasa mengisi tausiah di Masjid Bhayangkara. Alamat mereka tersebar di berbagai pelosok Banyumas," katanya.

Semua itu dilakukan anggota Kocak, katanya, secara sukarela didasari rasa kemanusiaan dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Budi mengaku bersyukur adanya keterlibatan anggota Kocak dalam pendistribusian daging kurban tersebut mendapat sambutan positif dari takmir masjid. "Tadi, salah seorang takmir Masjid Bhayangkara, Pak Handoko menyampaikan terima kasih kepada kami karena terbantu dalam pendistribusian daging kurban," imbuhnya.

Menurut seorang Pembina Kocak yang juga Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Banyumas Komisaris Polisi Davis Busin Siswara, pendistribusian daging kurban tersebut, selain melibatkan anggota Kocak juga bekerja sama dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Kocak, menurutnya merupakan bagian dari konsep pemolisian masyarakat (polmas) modern yang dikembangkan oleh Polresta Banyumas, yakni "community safety, to safe community" di mana komunitas masyarakat yang dibina dan diberi info kamtibmas sedemikian rupa menjadi penjaga keamanan dari masyarakat itu sendiri.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Kocak sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran menjaga kamtibmas khususnya pada masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

"Saat pandemi seperti sekarang ini, masyarakat tidak boleh datang untuk mengambil daging kurban karena rawan terjadinya penularan COVID-19 dengan adanya massa berkerumun, sehingga teman-teman dari Kocak ikut membantu pendistribusian daging yang dilakukan panitia kurban," pungkasnya.


tags: #banyumas #purwokerto #ojol #hewan qurban

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI