Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Iptu Ghala Rimba Doa Sirrang saat memeriksa SA, tersangka pencurian sertifikat tanah di Mapolres Wonogiri, Selasa (4/8/2020). Foto: Istimewa.

Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Iptu Ghala Rimba Doa Sirrang saat memeriksa SA, tersangka pencurian sertifikat tanah di Mapolres Wonogiri, Selasa (4/8/2020). Foto: Istimewa.

Buron Dua Tahun, Pelaku Pencurian Sertifikat Tanah di Wonogiri Akhirnya Dibekuk

Tersangka nekat melakukan tindak pidana pencurian untuk membayar hutang.

Rabu, 05 Agustus 2020 | 05:31 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Wonogiri – Pelaku pencurian sertifikat tanah di Desa Ngarjosari, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri akhirnya berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polres Wonogiri setelah buron selama dua tahun.

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing mengungkapkan bahwa tersangka berjenis kelamin perempuan berinisial SA, tersangka telah menjadi DPO selama dua tahun.

SA melakukan pencurian sertifikat tanah, pada Desember 2018. Saat itu, tersangka masuk ke dalam rumah korban  untuk mendapatkan sertifikat tanah tersebut.

"Korban masih keluarga tersangka sendiri. Sertifikat tersebut kemudian digadaikan sebesar Rp221 juta," ungkapnya kepada wartawan di halaman Mapolres Wonogiri, Selasa (4/8/2020).

SA mengaku, sertifikat yang dicuri tersebut merupakan milik suami adik kandungnya. Ia nekat melakukan tindak pidana pencurian untuk membayar hutang lantaran sebelumnya ia juga terkena penipuan dari salah seorang temannya di Solo.

Selain mengalami kerugian uang, dua mobil miliknya juga dibawa kabur penipu tersebut. "Sertifikat itu saya gadaikan kepada perseorangan, tetangga saya. Namun dia tidak mengetahui kalau sertifikat tersebut merupakan hasil pencurian," pungkasnya.


tags: #wonogiri #pencurian #sertifikat tanah

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI