Pengunjung swafoto di terowongan lampion di Taman Krida, Foto: Istimewa

Pengunjung swafoto di terowongan lampion di Taman Krida, Foto: Istimewa

Hari Pertama Buka, Taman Krida Kudus Sepi Pengunjung

Selain Taman Krida dan Colo, objek wisata yang telah dibuka adalah Museum Kretek dan Taman Budaya.

Minggu, 09 Agustus 2020 | 12:23 WIB - Ekonomi
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kudus – Pada hari pertama buka, Sabtu (8/8), Taman Krida Kabupaten Kudus masih sepi pengunjung. Walaupun demikian, sejumlah pengunjung terlihat asyik swafoto di beberapa spot. Salah satunya di terowongan lampion.

Sebelum masuk, pengunjung dicek suhu badannya, mencuci tangan, dan memakai hand sanitizer. Pengunjung juga wajib memakai masker.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Bergas Catursari Penanggungan mengungkapkan selain Taman Krida dan Colo, objek wisata yang telah dibuka adalah Museum Kretek dan Taman Budaya.

“Kami buka semua untuk pemenuhan pendapatan asli daerah (PAD). Memang awal masih sepi, mungkin belum banyak masyarakat yang tahu. Tetapi kami optimis bakal ramai lagi. Sementara pengunjung kami batasi per hari 30 orang,” ucapnya.

Ia mengaku pihaknya berencana memanfaatkan kolam berkas pemancingan menjadi wisata air seperti Ponggok. Namun usai dihitung, dananya cukup besar, yakni mencapai Rp1 miliar.

“Nah, saya cari-cari lagi muncullah ide air mancur joget. Dananya diperkirakan cukup murah. Mudah-mudahan terealisasikan,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu warga yang tengah duduk santai di Taman Krida mengaku belum tahu jika Taman Krida telah dibuka. “Ya syukurlah kalau wisata buka. Soalnya kalau mau ke luar kota masih ragu. Jadi wisata ke tempat yang dekat saja, yang penting mengikuti protokol kesehatan,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT:
Ada WiFi Gratis, Pengunjung Taman Krida Kudus Meningkat
Hari Pertama Buka, Taman Krida Kudus Sepi Pengunjung


tags: #taman krida #kudus #wisata #buku

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI