Peserta sosialisasi Bhinneka Tunggal Ika yang digelar oleh MPR RI dan Yayasan MSN, Senin (10/8), Foto: KUASAKATACOM

Peserta sosialisasi Bhinneka Tunggal Ika yang digelar oleh MPR RI dan Yayasan MSN, Senin (10/8), Foto: KUASAKATACOM

MPR RI Bersama Yayasan MSN Sosialisasikan Empat Pilar dengan Tajuk Bhinneka Tunggal Ika

Sosialisasi dilakukan dalam bentuk permainan agar peserta tidak bosan.

Senin, 10 Agustus 2020 | 15:58 WIB - Politik
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - MPR RI mengadakan sosialisasi empat pilar bertajuk Bhinneka Tunggal Ika bersama Agustina Wilujeng Pramestuti, SS MM, Senin (10/8). Acara ini adalah sosialisasi kedua yang diadakan MPR RI bersama Yayasan Mardika Satria Nugraha (MSN). Acara digelar di Kafe Warga Lokal, Jalan Permai I No 2 Gedawang Banyumanik Semarang.

Sosialisasi ini diikuti oleh 60 peserta dengan usia 18-25 tahun. Peserta dibagi menjadi empat kelompok dengan nama suku di Indonesia: Bugis, Dayak, Asmat, dan Baduy. Di awal kegiatan, peserta dibagi selembar kain untuk nanti dipakai sebagai udeng, ikat kepala khas Bali.

BERITA TERKAIT:
Agustina Wilujeng: Gotong Royong Kebhinnekaan Bentengi Warga saat Pandemi
Video MPR RI bersama Yayasan MSN Mainkan Game Indonesia Kaya
Video Sosialisasi Empat Pilar dengan Tajuk Bhinneka Tunggal Ika
Sosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika, MPR RI bersama Yayasan MSN Mainkan Game Indonesia Kaya
MPR RI Bersama Yayasan MSN Sosialisasikan Empat Pilar dengan Tajuk Bhinneka Tunggal Ika

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengumpulkan anak muda agar cinta kepada tanah air dan bangsa. Terkait makna Bhineka Tunggal Ika, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut kata persatuan, kerukunan, persaudaraan, tolong menolong, dan toleransi.

“Tapi dari semua itu, yang terpenting adalah penyadaran bahwa kita ini berbeda-beda tetapi kemudian bersepakat untuk bersama-sama,” ungkap perempuan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

Lebih lanjut, Agustina menjelaskan jika kaum muda dapat membaca sejarah Kemerdekaan Indonesia dengan browsing di internet. Namun, sembari membaca sejarah, kaum muda harus merasa ikut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Untuk itu, kita harus mengenal Indonesia terlebih dahulu supaya bisa mencintai (Indonesia),” imbuhnya.

Agar lebih mengenal Indonesia, lanjut dia, sosialisasi ini diisi dengan dua permainan. Permainan dipilih sebagai alternatif agar peserta tidak bosan dan dapat menikmati sosialisasi. Dua permainan ini diisi dengan lomba menebak budaya khas dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti makanan, tarian khas, dalan lain sebagainya. Sementara permainan kedua diisi dengan menebak jenis dan manfaat rempah-rempah asli Indonesia.

Dalam acara ini hadir Ketua Yayasan MSN Valentina Dwi Kundari, Camat Banyumanik Maryono SH, Ketua IJTI Jateng Dr Teguh Hadi Prayitno, Pemred Wawasan Aulia A Muhammad, anggota DPRD Kota Semarang Djoko Riyanto SE, dan Budayawan Arido Laksono SS MHum.


tags: #bhinneka tunggal ika #sosialisasi empat pilar #agustina wilujeng #mpr ri

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI