Agustina Wilujeng Pramestuti, SS MM memberikan sambutan pada acara sosialisasi empat pilar dengan tajuk Bhinneka Tunggal Ika, Senin (10/8), Foto: KUASAKATACOM

Agustina Wilujeng Pramestuti, SS MM memberikan sambutan pada acara sosialisasi empat pilar dengan tajuk Bhinneka Tunggal Ika, Senin (10/8), Foto: KUASAKATACOM

Sosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika, MPR RI bersama Yayasan MSN Mainkan Game Indonesia Kaya

Game Indonesia kaya dinilai akan membuat kaum muda dapat mengenal secara spesifik tentang Indonesia dengan keragamannya.

Senin, 10 Agustus 2020 | 17:42 WIB - Politik
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - MPR RI mengadakan sosialisasi empat pilar bertajuk Bhinneka Tunggal Ika bersama Agustina Wilujeng Pramestuti, SS MM, Senin (10/8). Acara ini adalah sosialisasi kedua yang diadakan MPR RI bersama Yayasan Mardika Satria Nugraha (MSN). Acara digelar di Kafe Warga Lokal Gedawang Permai I No 2 Gedawang Banyumanik Semarang.

Terkait makna Bhinneka Tunggal Ika, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut kata persatuan, kerukunan, persaudaraan, tolong menolong, dan toleransi.

BERITA TERKAIT:
Video MPR RI bersama Yayasan MSN Mainkan Game Indonesia Kaya
Sosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika, MPR RI bersama Yayasan MSN Mainkan Game Indonesia Kaya

“Tapi dari semua itu, yang terpenting adalah penyadaran bahwa kita ini berbeda-beda tetapi kemudian bersepakat untuk bersama-sama,” ungkap perempuan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

Sosialisasi Bhinneka Tunggal Ika ini diisi dengan dua permainan. Metode ini dinilai yang paling cocok diterapkan untuk kaum muda. “Ini metode baru supaya anak-anak itu bisa memahami dan meresapi Bhinneka Tunggal Ika dengan cara mereka. Mereka kan suka bermain, kalau diceramahi pasti capek. Nah maka kemudian kita melakukan sosialisasi dengan canda ria,” imbuh mahasiswi S3 Ilmu Budaya Undip tersebut.

Lebih lanjut, Agustina menjelaskan permainan diambil dari sebuah aplikasi, kemudian panitia menyiapkan pertanyaan. “Nanti lombanya pakai handphone. Jadi mereka harus cepat-cepatan, pertanyaannya mengenai materi Bhinneka Tunggal Ika. Misalnya tari pendet dari mana, kemudian tarian adat mana, seperti itu,” lanjutnya.

Untuk permainan yang kedua, kata dia, diberi nama game Indonesia kaya. Permainan ini menunjukkan betapa kayanya Indonesia. Pasalnya, dalam permainan ini disediakan berbagai rempah-rempah yang menjadi ciri khas Indonesia.  “Dengan berbagai macam barang-barang yang sudah dipersiapkan, kemudian tugas mereka adalah menamai. Nanti setiap kelompok akan mendapatkan take name. Bagaimana mereka bisa membedakan kunyit dank unci. Perbedaan misalnya merica dengan kemukus,” paparnya.

Ia menilai cara ini akan membuat kaum muda dapat mengenal secara spesifik tentang Indonesia dengan keragamannya. Dengan ribuan pulau berisi berbagai macam kekayaan yang diincar dunia. “Di mana Indonesia pada saat itu menjadi daerah jajahan,” tukasnya.

Ditanya terkait inovasi apa yang diusung pada sosialisasi kedua ini, ia menjelaskan hampir sama dengan yang pertama. Materi Bhinneka Tunggal Ika juga diajarkan melalui proses permainan.

“Perbedaannya, kalau yang pertama, materinya Pancasila, hubungannya dengan ideologi. Nah yang ini materinya tentang Bhinneka Tunggal Ika. Jadi yang berbeda adalah materinya, temanya,” pungkasnya.

Dalam acara ini hadir Ketua Yayasan MSN Valentina Dwi Kundari, Camat Banyumanik Maryono SH, Ketua IJTI Jateng Dr Teguh Hadi Prayitno, Pemred Wawasan Aulia A Muhammad, anggota DPRD Kota Semarang Djoko Riyanto SE, dan Budayawan Arido Laksono SS MHum.


tags: #game indonesia kaya #bhinneka tunggal ika #sosialisasi empat pilar #mpr ri

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI