Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Brebes, Foto: Istimewa

Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Brebes, Foto: Istimewa

2.623 Pasutri di Brebes Ajukan Cerai, Janda di Brebes Tambah Banyak

Faktor terbanyak penyebab perceraian adalah masalah ekonomi.

Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:58 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Brebes – Sampai bulan Juli, 2.623 pasangan suami istri di Kabupaten Brebes mengajukan gugatan perceraian ke Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Brebes. Panitera PA Brebes Ahmad Fuad menyatakan jumlah tersebut terdiri atas 2.038 cerai gugat (pihak istri) dan 585 cerai talak (pihak suami). Hal ini mengakibatkan jumlah janda di Brebes semakin banyak.

Fuad menjelaskan banyaknya permohonan cerai di Kabupaten Brebes disebabkan berbagai faktor. Di antaranya perekonomian, perselisihan, sampai meninggalkan salah satu pihak. “Faktor ekonomi paling banyak, yakni mencapai 1.975 perkara. Sedangkan faktor perselisihan ada 727 perkara dan meninggalkan salah satu pihak sebanyak 269 perkara,” ungkapnya, Selasa (11/8).

Selain gugatan perceraian, kata dia, permohonan dispensasi nikah di kabupaten tersebut juga cukup banyak, mencapai 354 perkara. Pasalnya, para orang tua khawatir terhadap pergaulan bebas.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan, minimal anak untuk menikah itu 19 tahun. Di bawah itu harus minta dispensasi,” imbuhnya.

Faktor lainnya, kata dia, adanya perubahan minimal usia menikah 19 tahun dari sebelumnya 16 tahun.

Lebih lanjut, ia menjelaskan di tengah pandemi corona, pelayanan di PA sempat terhenti. Namun beberapa minggu ini pelayanan kembali berjalan dengan protokol kesehatan.


tags: #brebes #perceraian #pa kelas ia

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI