Foto buku mencurigakan yang berisi rakitan elektronik. Buku ditemukan oleh seorang pemulung di Dusun Tukluk RT 003/RW 006, Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo Kab. Wonogiri, Senin (10/8/2020). Foto: Istimewa.

Foto buku mencurigakan yang berisi rakitan elektronik. Buku ditemukan oleh seorang pemulung di Dusun Tukluk RT 003/RW 006, Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo Kab. Wonogiri, Senin (10/8/2020). Foto: Istimewa.

Diduga Bom, Ini Detail Buku Mencurigakan yang Ditemukan di Wonogiri

Ada semacam tombol berwarna merah di dalam buku mencurigakan itu.

Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:59 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Wonogiri - Sebuah buku berisi rakitan elektronik ditemukan seorang pemulung di Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri, Senin (10/8/2020). buku mencurigakan yang oleh warga dikira bom itu bentuknya mirip kamus dan memiliki berat sekitar satu kilogram.

Di dalam buku itu ada semacam piringan kaca, beberapa kabel, magnet, dan beberapa benda rangkaian elektronik.

buku mencurigakan tersebut ditemukan oleh seorang pengumpul rosok bernama Mugiono, 50, warga Dusun Ngledok RT 003/RW 002 Desa Balepanjang, Kecamatan Baturetno, Wonogiri.

Mugiono menjelaskan, awalnya dia tak tahu ada barang aneh di dalam buku tersebut. Begitu ditemukan, buku langsung dibawa bersama barang rosok lainnya. Dia baru menyadari buku itu mencurigakan begitu sampai di rumahnya. Menurut dia, buku tersebut berukuran sebesar kitab suci Alquran dengan ketebalan sekitar lima sentimeter.

Ia menyebutkan, berat buku sekitar satu kilogram. Warnnya bermacam-macam, ada hitam dan putih. Sementara, tulisannya atau tintanya berwarna emas. Ada semacam tombol berwarna merah juga. Di dalam buku mencurigakan itu ada tulisan bahasa Arab. Di bagian dalam buku ada gambar seorang kiai.

“Rakitan elektronik tersebut berada di dalam buku. Di depan ada empat lembar kemudian baru rakitan elektronik. buku kelihatan ambles gitu lho, dalamnya sekitar tiga sentimeter,” ungkapnya.

Selain buku tersebut, ia juga menemukan buku lainnya yang berisi seputar ilmu kejawen. Sekilas ia membaca ada yang berjudul kebal api dan kekuatan magnet.

Setelah mengetahui ada kejanggalan pada buku tersebut, ia lantas meletakkan buku tersebut di area pekarangan rumahnya. Kemudian, Mugiono memanggil anak muda setempat. Pada Senin sekitar pukul 14.30 WIB, ia dan sejumlah pemuda membawa benda tersebut ke pinggir sungai di dekat rumahnya.

“Saya dibilangi anak-anak kalau benda tersebut membahayakan. Itu bom bilangnya. Kami membawa ke sungai dengan kayu. Tidak berani menyentuh. buku yang awalnya terbuka, saya tutup kembali,” ujarnya.

Sekitar pukul 19.30 WIB, ia ditemui ketua RW setempat untuk diajak melaporkan penemuan buku mencurigakan tersebut ke Polsek Baturetno. Kemudian langsung diajak ke lokasi penemuan.

“Anggota polisi datang ke sungai, lokasi benda ditaruh terkakhir, sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian pukul 24.00 WIB baru selesai pemeriksaan. buku dibawa [polisi] sebagai barang bukti,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT:
Diterjang Air Bah, Seorang Warga Wonogiri Diduga Hanyut di Sungai Selokerto
Libur Panjang, Ratusan Penumpang Bus di Terminal Wonogiri Di-swab
Warga Paranggupito Wonogiri Lakukan Simulasi Menghadapi Tsunami
Pecah Rekor, 3.249 Warga Wonogiri Balik ke Perantauan dalam Sehari
Sudah 10 Tahun Lebih Jadi Ikon, Tak Ada Yang Tahu Nama Resmi Patung di Wonogiri Ini
Pemkab Wonogiri Bolehkan PSHT Gelar Suran Agung, Ini Syaratnya
Jadi Cabup Petahana di Pilkada Wonogiri 2020, Joko Sutopo Harus Cuti 71 Hari


tags: #wonogiri #buku #mencurigakan #bom

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI