Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat jumpa pers terkait penyerangan doa midodareni, di Markas Polresta Surakarta, Selasa (11/8/2020) sore

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat jumpa pers terkait penyerangan doa midodareni, di Markas Polresta Surakarta, Selasa (11/8/2020) sore

Penyerang Doa Midodareni Bertambah, Kini Menjadi Lima Orang

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan kelima penyerang itu berinisial  BD, ML, RN, MM dan MS. 

Selasa, 11 Agustus 2020 | 20:46 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Surakarta - Polda Jawa Tengah dan Polresta Surakarta memperbaharui perkembangan kasus penyerangan doa midodareni yang terjadi di Jalan Cempaka No 81 Kampung Mertodranan RT 1/ RW 1, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, beberapa hari lalu. Kini terduga penyerang bertambah menjadi lima orang. 

KaPolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan kelima penyerang itu berinisial  BD, ML, RN, MM dan MS. 

"Empat orang diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara satu orang lainnya sedang dalam pemeriksaan," kata Irjen Luthfi, saat jumpa pers, di Markas Polresta Surakarta, Selasa (11/8/2020) sore. 

Irjen Luthfi menjelaskan bahwa kelima penyerang itu terancam Pasal 170 KUHP dan 160 KUHP serta Pasal 335 KUHP JO Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP Tentang Kekerasan Terhadap Orang di Muka Umum.

Dia menyebut adanya penangkapan itu sebagai penegasan bahwa di Jawa Tengah tak ada ruang bagi kelompok intoleran untuk melancarkan aksinya. 

"Selanjutnya saya himbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan melaporkan kepada polri apabila menjumpai aktifitas yang mencurigakan dari terduga kelompok intoleran," sambungnya. 

Kapolda menegaskan jajarannya akan tetap menangkap terduga pengeroyok yang lain. Hal itu karena kepolisian telah mengantongi nama-nama terduga pengeroyok. Selain itu, juga karena Polda Jawa Tengah mendapat bantuan dari Mabes Polri yang dalam hal ini dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim). 
 

BERITA TERKAIT:
Kasus Penembakan Mobil Bos Tekstil di Solo, Ada Kemungkinan Jumlah Tersangka Bertambah
Kapolresta Solo yang Baru akan Tindak Tegas Aksi Kelompok Intoleran
Penyerang Doa Midodareni Bertambah, Kini Menjadi Lima Orang
Dua Tersangka Penyerangan di Solo Tertangkap, Polisi Beri Waktu 1x24 Jam untuk Pelaku Lainnya Menyerahkan Diri
Puluhan Polisi Jaga Lokasi Penyerangan Tiga Peserta Doa Pernikahan di Solo
Polisi Buru Pelaku Penyerangan Tiga Peserta Syukuran Pernikahan di Solo


tags: #kapolresta surakarta #polda jawa tengah #penyerang #midodareni #intoleran

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI