Dropping air bersih oleh PWI Kudus di Kecamatan Undaan tahun lalu, Foto: Istimewa

Dropping air bersih oleh PWI Kudus di Kecamatan Undaan tahun lalu, Foto: Istimewa

Kemarau, Tiga Kecamatan di Kudus Rawan Kekeringan

Untuk antisipasi, BPBD Kudus mulai menyiapkan beberapa armada untuk menyalurkan air bersih.

Kamis, 13 Agustus 2020 | 13:08 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kudus – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus memetakan daerah berpotensi kekeringan di Kota Kretek. Hasilnya, tiga kecamatan berpotensi kekeringan dan krisis air bersih.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Budi Waluyo menyatakan tiga kecamatan tersebut adalah Undaan, Kaliwungu, dan Jekulo. Ketiganya memang langganan kekeringan setiap tahunnya.

“Ini berkaca dari tahun-tahun sebelumnya. Tiga kecamatan tersebut memang kerap dilanda kekeringan saat musim kemarau,” ungkapnya, Kamis (13/8).

Walau demikian, lanjut dia, sampai saat ini belum ada laporan terkait kekeringan di desa-desa tiga kecamatan tersebut. “Untuk sementara masih aman, belum ada laporan kekeringan di kecamatan tersebut maupun kecamatan lainnya,” imbuhnya.

Namun demikian, ia mengaku pihaknya mulai menyiapkan beberapa armada untuk menyalurkan air bersih. Hal ini mengantisipasi jika terjadi krisis secara tiba-tiba. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan PDAM Kudus dalam menyediakan air bersih. “Tentu kami sudah siapkan, untuk sementara sudah ada dua armada truk tangki yang kami siapkan,” lanjutnya.

Sementara itu, Camat Jekulo Wisnubroto Purnawarman Jayawardana menyatakan sampai saat ini belum ada laporan mengenai daerah yang mengalami krisis air bersih. Termasuk desa-desa di wilayahnya yang sering menjadi langganan dropping air bersih. “Seperti Bulung Kulon, Pladen, untuk saat ini Jekulo masih aman, belum ada laporan-laporan,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT:
Relawan BPBD Kudus Setop Urusi Jenazah Pasien Corona, Ada Apa?
Kemarau, Tiga Kecamatan di Kudus Rawan Kekeringan


tags: #bpbd kudus #kemarau #krisis air #kekeringan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI