Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (dua dari kiri) saat berfoto bersama dua warga binaan Lapas Kelas 1 Semarang (kemeja putih) [foto:KUASAKATACOM]

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (dua dari kiri) saat berfoto bersama dua warga binaan Lapas Kelas 1 Semarang (kemeja putih) [foto:KUASAKATACOM]

Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas 1 Semarang Dapat Remisi Kemerdekaan Indonesia

Kepala Lapas Kelas 1 Semarang, Dadi Mulyadi mengatakan bahwa dalam momen kemerdekaan ini ada 606 warga binaan yang mendapat remisi dari pemerintah.

Selasa, 18 Agustus 2020 | 06:40 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Ratusan warga binaan Lapas Kelas 1 Semarang, mendapat remisi atau pengurangan masa tahanan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia, Senin (17/8/2020). Mereka yang mendapat remisi itu berasal dari berbagai kasus. 

Kepala Lapas Kelas 1 Semarang, Dadi Mulyadi mengatakan bahwa dalam momen kemerdekaan ini ada 606 warga binaan yang mendapat remisi dari pemerintah. Jumlah itu sesuai dengan jumlah usulan yang diusulkan oleh pihak lapas kepada pemerintah. 

BERITA TERKAIT:
315 Warga Binaan Lapas Brebes Gunakan Hak Suaranya di Pemilu 2024
Akomodir Hak Pilih Warga Binaan, Lapas Brebes dan Bawaslu Teken Perjanjian Kerjasama
Ustad Abdurrahman Memotivasi Warga Binaan Lapas Brebes untuk Jadi Sosok Lebih Baik
Jalin Kerjasama Kerohanian Kristen, Yayasan Bahtera Berkat Bangsa Jakarta Kunjungi Lapas Brebes
Jalin Sinergitas, Kalapas Brebes Kunjungi Dandim Sapto Broto

Mereka mendapat remisi itu berupa remisi umum 1 alias remisi hanya berupa pengurangan masa tahanan. Tak ada satupun warga binaan yang mendapatkan remisi umum 2/ dinyatakan langsung bebas. 

"Rinciannya kasus pidana umum 420 orang, kasus teroris 1 orang, kasus narkotika 177 orang, kasus korupsi 8 orang," kata Dadi, saat jumpa pers usai pemberian remisi kepada para warga binaan, di Lapas Kelas 1 Semarang, Jalan Raya Semarang Boja KM 4, Senin siang. 

Dadi menambahkan mereka mendapat remisi paling sedikit 1 bulan hingga yang terbanyak 6 bulan. 

Sementara itu , Gubernur Jateng; Ganjar Pranowo yang datang untuk memberikan surat keterangan remisi, mengaku sempat berbincang singkat dengan dua perwakilan penerima remisi. Ia menuturkan, berdasar pengakuan warga binaan itu, mereka telah mengakui perbuatan kriminalnya. 

"Mereka ini sudah sadar apa yang mereka lakukan ternyata berbahaya karena terkait narkoba, bahkan menghilangkan nyawa seseorang," kata Ganjar

Ganjar pun mewanti-wanti kepada dua warga binaan tersebut, agar di kemudian hari bisa taat aturan apabila sudah selesai menjalani masa hukuman dan kembali di tengah masyarakat.

"Sehingga kami berharap, hubungan antar manusia menjadi baik. Ketertiban masyarakat juga bisa dilaksanakan," tandas Ganjar

Dua perwakilan warga binaan itu bernama Taufik dan Dewi Safitri

***

tags: #warga binaan #remisi #gubernur jateng #ganjar

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI