Lurah Krobokan, Sarno SSos MA

Lurah Krobokan, Sarno SSos MA

Lurah Krobokan Klarifikasi Terkait Ibu Melahirkan, Bukan Klaster Warung Makan

"Itu (ONBL) ternyata bukan dari Klaster Bu Fat. Itu diluar sistem," kata Sarno

Senin, 14 September 2020 | 10:54 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Lurah Krobokan Semarang Barat; Sarno SSos MA meralat pernyataannya terkait adanya pasien Corona dengan Inisial ONBL dari klaster warung makan Ikan Manyung Bu Fat yang melahirkan seorang bayi. Info terbaru, dia menyebut ONBL ternyata bukan dari klaster Bu Fat, namun memang melahirkan.

"Itu (ONBL) ternyata bukan dari Klaster Bu Fat. Itu diluar sistem," kata Sarno kepada KUASAKATACOM, melalui sambungan telepon, Minggu (13/9/2020) malam.

Sarno menuturkan, ONBL bukan karyawati dan juga bukan pengunjung warung makan Bu Fat. "Itu warga biasa," tegasnya.

Sarno menyatakan, bayi yang dilahirkan ONBL dalam kondisi sehat. Sementara ibu dari ONBL berinisial ML saat ini menjalani isolasi di rumah dinas walikota Semarang.

 Ia menambahkan, warga sekitar memang banyak yang terpapar corona, namun tidak terkait dengan klaster Warung Makan Bu Fat. "Ada juga salah satu ketua RW di sekitar yang juga terpapar corona. Saat ini dia diisolasi di rumah dinas walikota Semarang. Tapi dia bukan klaster Bu Fat," sambung Sarno.

Sementara itu, Camat Semarang Barat; Heroe Soekendar menjelaskan, sebenarnya ONBL sebelum terpapar corona, tinggal di Serang, Banten. Namun karena akan melahirkan, ONBL memutuskan untuk tinggal sementara waktu di rumah ibunya di Krobokan, Semarang Barat.

"Selama ini memang tidak tinggal di Krobokan. Tapi saat mau melahirkan, dia tinggal di rumah ibunya di Krobokan. Setelah melahirkan, dia juga mau tinggal disini, tapi KTP dia keterangannya di Serang Banten," kata Heroe, kepada KUASAKATACOM, melalui sambungan telepon, Senin (14/9/2020) pagi.

Pihaknya pun merasa kewalahan ketika pendatang dari Banten itu dinyatakan positif corona.

Heru belum mengetahui pasti dari mana penularan corona tersebut berasal. Menurutnya, Corona itu bisa saja bawaan dari Serang Banten maupun dari ML yang sebelumnya sempat kontak dengan A pasien Corona Klaster warung makan Ikan Manyung Bu Fat. A sendiri merupakan karyawati warung makan tersebut.

"ML sempat kontak dengan A saat senam di pantai Marina. Jadi saya belum tahu apakah penularannya dari situ, atau mungkin dari sana Serang Banten ya," tandasnya.

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI