Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Menkes: Indonesia Pasti Dapat Akses Vaksin Covid- 19

Penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan Unicef tersebut merupakan lanjutan kerja sama yang pernah dijalankan sejak 2004.

Rabu, 16 September 2020 | 12:59 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Indonesia dipastikan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendapatkan akses untuk vaksin COVID-19 melalui berbagai upaya yang dilakukan dengan bekerja sama dengan organisasi dunia di bidang kesehatan, aliansi vaksin, dan kesiapsiagaan epidemi.

"Saat ini pemerintah Indonesia sedang mengupayakan akses vaksin COVID-19 melalui berbagai skema termasuk potensi untuk memerolehnya melalui COVID-19 Vaccine Global Access atau Covax Facility, he Access to COVID-19 Tools Accelerator atau ACT yang dipimpin bersama oleh CEPI Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi, Gavi Aliansi Waksin, dan WHO yang telah bekerja sama dengan produsen vaksin negara maju dan negara berkembang," terang Menkes dalam acara penandatanganan kerja sama dengan Unicef di Kementerian Kesehatan Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Kerja sama ini, menurut Terawan memastikan antara pemerintah dan produsen vaksin guna mendapatkan akses ketersediaan vaksin COVID-19 di seluruh dunia pada seluruh negara, baik untuk negara penghasilan tinggi maupun negara berpenghasilan rendah.

Peran Unicef untuk Covax Facility, lanjut Terawan, sangat penting karena upaya tersebut memastikan setiap negara termasuk Indonesia memiliki akses yang aman, cepat, dan merata terhadap vaksin COVDI-19 apabila vaksin tersebut telah ditetapkan dan diproduksi secara massal.

"Unicef dan mitranya berkomitmen pada negara yang tergabung dalam Covax Facility termasuk Indonesia untuk mengadakan dan memberikan vaksin COVID-19 yang efektif secara aman dan cepat dalam skala besar," ucap Terawan.

Apresiasi yang setinggi-tingginya, diberikan Menkes pada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kerja sama tersebut termasuk dari pihak Kementerian Luar Negeri. 

Penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan Unicef tersebut merupakan lanjutan kerja sama yang pernah dijalankan sejak 2004.

COVID-19, disebut Menkes sebagai pandemi global yang memberikan dampak sangat besar terhadap dunia. Data per tanggal 15 September 2020, ungkap Terawan, untuk kasus positif COVID-19 di dunia sudah mencapai 29 juta orang dengan kasus kematian 926 ribu jiwa.

Sedangkan data kasus positif COVID-19 di Indonesia per tanggal 15 September 2020 mencapai 225 ribu orang dengan jumlah kematian mencapai 8.965 jiwa.

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI