Ilustrasi virus corona, Foto: Istimewa

Ilustrasi virus corona, Foto: Istimewa

Guru di Jepara Meninggal dengan Status Positif Corona, Sekolah Ditutup

Guru tersebut sakit sejak Agustus.

Selasa, 22 September 2020 | 15:17 WIB - Kesehatan
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jepara – Seorang guru pria (55) SMKN Kalinyamatan Jepara Jawa Tengah meninggal dunia dengan status positif corona. Guru yang mengampu mata pelajaran PPKN tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Mardi Rahayu, Kudus dengan keluhan sesak napas dan batuk.

Kepala SMKN Kalinyamatan Nur Sufaan menyatakan selama corona, aktivitas belajar mengajar tatap muka beralih secara daring. Walaupun demikian, para guru dan karyawan tetap masuk kerja ke kantor dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Total ada 64 jumlah guru dan staf. Akibat kasus positif Covid-19 ini, maka sekolah ditutup dan diliburkan selama sepekan," ungkapnya, Selasa (22/9).

Dari data SMKN Kalinyamatan, almarhum tidak masuk kerja sejak akhir Agustus karena sakit. Guru tersebut sempat dirawat di RSI Kudus sampai akhirnya diperbolehkan pulang akibat kondisi kesehatan membaik. Sayangnya pada 16 September, yang bersangkutan kembali sakit, kemudian dilarikan ke RS Mardi Rahayu Kudus.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara M Ali mengungkapkan almarhum dimakamkan dengan protokol kesehatan.  "Meninggal beberapa hari lalu dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19," ujarnya.

Ali mengaku pihaknya masih berupaya melakukan tracing riwayat warga Kecamatan Kalinyamatan tersebut. Untuk itu, hari ini, Selasa (21/9) digelar tes swab massal untuk seluruh guru dan karyawan SMKN Kalinyamatan.

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI