Enam remaja asal Ngawi yang diamankan polisi, tadi malam. Mereka nekat ke Solo setelah mendapat info untuk hitamkan Solo. Foto: Istimewa.

Enam remaja asal Ngawi yang diamankan polisi, tadi malam. Mereka nekat ke Solo setelah mendapat info untuk hitamkan Solo. Foto: Istimewa.

Kemakan Hoaks Hitamkan Solo, Enam Pemuda Asal Ngawi Diamankan Polisi

Polisi juga mengamankan sekelompok pemuda di Plaza Manahan di malam yang sama.

Rabu, 23 September 2020 | 10:46 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo - Kemakan berita hoaks ajakan hitamkan Solo, enam remaja berumur belasan tahun asal Ngawi diamankan polisi di depan kolam renang Tirtomoyo, Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/9/2020) malam.

Sejumlah remaja tersebut berangkat dari Ngawi sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka secara terangan-terangan mengaku nekat datang ke Solo lantaran mendapat ajakan hitamkan Solo dari grup WhatsApp (WA).

Bahkan, lantaran tak punya biaya untuk berangkat, salah satu dari remaja itu rela jual burung merpantinya demi modal membeli bahan bakar sepeda motor untuk berangkat ke Solo.

"Buat beli bensin, Mas," ujar DM, salah satu remaja asal Ngawi yang diamankan.

Remaja yang masih SMP itu datang ke Solo bersama temannya menggunakam tiga unit sepeda motor. Mereka bergegas berangkat setelah membaca di WA group ada ajakan hitamkan Solo. Namun, mereka tidak tahu persis maksud ajakan tersebut.

"Cuma ikut-ikutan temen," kata dia.

Saat digeledah, dalam bagasi motor mereka juga ditemukan seragam pencak silat dari salah satu perguruan. Setelah diperiksa dan digledah, keenam remaja asal Ngawi ini langsung dibawa ke Satreskrim Polresta Surakarta demi pemeriksaan lebih lanjut.

Selain enam pemuda tersebut, polisi juga mengamankan sekelompok pemuda di Plaza Manahan di malam yang sama.

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI