Ilustrasi pemerkosaan. Foto: Istimewa.

Ilustrasi pemerkosaan. Foto: Istimewa.

Ditinggal Ibunya Kerja, Seorang Gadis di Bawah Umur Ini Disetubuhi Pamannya Sendiri

Akibat perbuatnnya tersebut, pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, paling singkat lima tahun atau denda Rp. 1 miliar.

Sabtu, 26 September 2020 | 05:35 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Temanggung - Seorang gadis di bawah umur diduga jadi korban pemerkosaan oleh pamannya sendiri, ES (45) di Temanggung Jawa Tengah. Diduga, pelaku melancarkan aksi bejatnya tersebut dengan cara mengancam korban yang masih akan-kanak.

Kapolres Temanggung, AKBP Muhammad Ali mengungkapkan bahwa pelaku yang diduga melakukan tindak pemerkosaan terhadap bocah di bawah umur tersebut adalah paman korban sendiri. "Adapun kasus yang terjadi yaitu persetubuhan terhadap anak yang mana pelakunya merupakan paman dari korban. Jadi saudara ES (tersangka) ini merupakan paman dari korban," ungkapnya, Jum'at (25/9/2020).

AKBP Ali menjelaskan, Saat akan diajak bersetubuh oleh pelaku, korban sempat menolak. "Awalnya dia (korban) dirangkul, kemudian diajak bersetubuh, sempat menolak korban itu. Tapi karena diancam dan nanti dijanjikan akan dikasih segala permintaannya akhirnya terjadi," paparnya.

Kapolres Temanggung menyebut terjadinya kasus tersebut saat ibu dan kaka korban sedang kerja. Lantaran tidak ada yang menjaga, korban pun pergi ke rumah pelaku yang tak lain adalah pamannya sendiri.

ES ditetapkan sebagai tersangka pada 18 September 2020 setelah sebelumnya pihak keluarga korban melaporkan perbuatan bejat pelaku ini ke polisi pada Selasa, 15 September 2020 lalu.

Sementara itu, ES membantah menjanjikan sesuatu dan mengancam korban. Pelaku mengaku khilaf melakukan perbuatan itu. "Terjadinya begini, mungkin ya bisa dikatakan suka sama suka, wong apa itu pakaiannya buka sendiri-sendiri. Emang itu buka sendiri-sendiri, saya nggak ngancam sama sekali," ujar pelaku.

AKBP Ali kembali menjelaskan, akibat perbuatnnya tersebut, pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, paling singkat lima tahun atau denda Rp. 1 miliar. Hal tersebut sebagaimana tercantum dalam dalam UU No 17 tahun 2016 dan juga diperbaharui di dalam UU No 1 tahun 2002 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI